
MAKASSAR — Puluhan tahun berlalu sejak kelulusan pada 1979, tetapi ikatan persaudaraan Alumni SD Aisyiyah Cabang Makassar Angkatan 1979 tetap terjaga. Kerinduan untuk bertemu kembali membawa sejumlah alumni berkumpul dalam temu silaturahim di Warkop Azzahra, Makassar, kemarin sore.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mulai selepas Asar hingga Magrib. Sejumlah alumni yang hadir di antaranya Muh. Taufik, Ahmad Jayadi, H. Ismail, Abdul Mukti Malik, serta Muh. Said, yang kini mengabdi di salah satu pondok tahfidz di Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat.
Dari kalangan alumni perempuan, hadir Masuri, Ima, Sri, dan Wana. Meski tidak semua dapat berkumpul, pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk kembali bertukar kabar setelah lama terpisah oleh jarak dan kesibukan masing-masing.
Penggagas pertemuan, Abdul Mukti Malik, yang juga Koordinator Gerakan Alumni Santri Sulsel, mengatakan silaturahim itu menjadi momen berharga setelah pertemuan serupa sempat tertunda selama beberapa tahun.
“Alhamdulillah sejak 2020, baru ada waktu lagi untuk silaturahim, meski hanya sepertiga yang bisa hadir karena beberapa alumni bermukim di daerah,” jelas Abdul Mukti.
Sejumlah alumni lainnya belum sempat hadir, di antaranya AKP Ahmad Awad, Kapolsek Batangase Kabupaten Gowa, H. Rustam, Amin, Firman, Yusri, serta beberapa alumni perempuan yang berhalangan.
Rasa haru turut dirasakan H. Ismail. Ia bersyukur dapat kembali bertatap muka langsung dengan teman-teman sekolah dasar setelah puluhan tahun menjalani kehidupan dan kesibukan masing-masing.
“Momen langka ini patut kita syukuri. Saya saja 40 tahun lebih baru bisa hari ini ketemu langsung Pak Said. Saya di Makassar sementara Pak Said di Sulbar. Meski Pak Said sering ke Makassar dan ke Jawa bawa bertanding anak santri pondoknya, belum ada waktu yang pas untuk pertemuan dikarenakan alumni punya kesibukan masing-masing,” tutur H. Ismail sambil tersenyum.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang melepas rindu, tetapi juga membuka peluang untuk menjaga silaturahim secara berkelanjutan. Para alumni sepakat merencanakan pertemuan berikutnya, insyaallah pada awal Desember mendatang.
Mereka juga membahas rencana kunjungan balasan ke Polman yang diagendakan pada akhir tahun ini, sebagai upaya mempererat hubungan dengan alumni yang menetap di luar Makassar. (*)






