Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Selatan periode 2025–2030 di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Minggu (25/10/2026).
MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Selatan periode 2025–2030 di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Minggu (25/10/2026).

Dalam pelantikan tersebut, Ilham Arief Sirajuddin resmi dilantik sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sulsel. Ia didampingi Rahman Pina sebagai sekretaris dan Amurullah Nur Saenong sebagai bendahara, bersama 197 pengurus lainnya.
Acara itu turut dihadiri Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar yang juga Menteri Perindustrian RI, Muhammad Sarmuji, Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Viada Hafid, serta Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI Maman Abdurrahman. Sejumlah legislator dari Fraksi Partai Golkar juga hadir.
Dalam sambutannya, Andi Sudirman menyampaikan apresiasi atas dukungan Partai Golkar terhadap program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kami menyampaikan apresiasi atas dukungan Partai Golkar dalam mengawal program-program pemerintah ke depan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi peran anggota DPR RI serta anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota dari Fraksi Golkar dalam mengawal agenda pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah.
Menurut Andi Sudirman, dukungan lintas tingkat pemerintahan diperlukan agar program pembangunan dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Karena itu, ia berharap kepengurusan DPD Partai Golkar Sulsel di bawah kepemimpinan Ilham Arief Sirajuddin dapat terus bersinergi dalam mendukung pembangunan daerah dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Barisan kita jelas, di bawah arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung pembangunan melalui Asta Cita, termasuk mendukung pemerintah kabupaten/kota, provinsi, dan seluruh daerah di Indonesia,” tuturnya.
Pelantikan kepengurusan periode 2025–2030 tersebut menjadi momentum bagi Golkar Sulsel untuk melanjutkan peran politiknya dalam mengawal agenda pembangunan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. (*)




