Makassar,–Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dijadwalkan akan turun langsung membongkar akses jalan menuju Taman Pendidikan Quran (TPQ) di Jl Deppasawi, Maccini Sombala, Rabu (30/7/2025).
Aksi ini dinisiasi oleh Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tanah (Marah) yang dijadwalkan akan melakukan pembongkaran pada pukul 15.00 WITA. Pada kegiatan itu, juga akan hadir perwakilan Kaban Kesbangpol, Kadis Pertanian, Kabag Hukum dan Camat Tamalate.
Sebelumnya sebanyalk 70-an santri tidak dapat melakasanakan kegiatan belajar mengaji akibat penutupan sepihak yang dilakukan salah satu perusahaan sejak Juni 2025 lalu.

Akses menuju TPQ ditutup menggunakan pagar beton sehingga anak-anak santri terpanksa mengaji di teras rumah warga dan bahkan di pinggir jalan.
“Anak-anak kehilangan tempat mengaji. Tempatnya masih dibeton, tidak ada solusi dari pihak berwenang,” kata Supriadi, Kepala TPQ Alimul Ilmi kepada wartawan belum lama ini.
Lahan TPQ dibangun di atas tanah bersertifikat Hak Milik yang terdaftar resmi dalam aplikasi “Sentuh Tanahku” milik BPN.
Tidak ada sengketa hukum atas lahan tersebut. Namun, sekelompok orang yang mengklaim sebagai pemilik lahan mendatangi TPQ secara intimidatif, menghentikan renovasi yang dilakukan pengurus, dan kemudian menutup total akses dengan beton.
“Kami menduga ini permainan mafia tanah. TPQ ini sudah tiga tahun berdiri dari swadaya masyarakat. Saat renovasi demi kenyamanan santri, tiba-tiba muncul oknum yang mengklaim tanah ini milik mereka,” ungkapnya.
DPRD Kota Makassar melalui Komisi A telah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), namun pihak perusahaan dan BPN mangkir dari undangan. Warga pun mendesak agar RDP lanjutan segera dijadwalkan. (*)



