Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) baru-baru ini merilis kondisi suhu Kota Makassar akan mengalami panas ekstrim hingga Oktober mendatang.
Suhu panas di Makassar menurut BMKG akan mencapai 37 derajat celcius akibat musim kemarau yang akan terus terjadi .
“Dari pantauan, suhu harian saat ini masih berkisar antara 34-36 derajat celcius, tapi tidak menutup kemungkinan bisa mencapai 37 derajat celcius,” kata Forecaster On Duty BMKG IV Makassar, Sitti Nurhayati Hamzah, Sabtu (21/9/2024) sebagaimana dikutip dari CNNIndonesia.com.
Dia menyebutkan, suhu panas yang terjadi belakangan ini karena wilayah Sulsel sudah mengalami musim kemarau, sehingga debit air telah berkurang.
“Kurangnya tutupan awan yang menyebabkan wilayah daratan lebih banyak menerima panas matahari serta kurangnya curah hujan semakin menambah panas dan kurangnya cadangan air tanah,” ungkapnya.
BMKG menyebutkan hari ini, Senin 23 September nanti posisi matahari akan berada di ekuator, kemudian bergerak menuju belahan bumi selatan, sehingga diperkirakan cuaca panas ini akan terjadi sampai di Oktober nantinya.
“Situasinya saling mendukung, pada saat musim kemarau dan posisi matahari berada di ekuator yang menyebabkan wilayah kita semakin banyak menerima panas dari matahari yang posisi wilayahnya sangat dekat dengan garis ekuator yang mengakibatkan suhu udara semakin meningkat,” ujarnya.
Tips Panas Ekstrim
Menghadapi hal itu ada beberapa tips yang patut Kamu lakukan mengantisipasinya
Suhu udara di Makassar beberapa hari terakhir terasa cukup panas. Menurut laporan BMKG, suhu di Makassar mencapai sekitar 34°C hingga 37°C, terutama pada siang hari. Kondisi ini diperburuk oleh kelembapan yang tinggi, sehingga terasa lebih gerah. BMKG juga menjelaskan bahwa suhu panas ini merupakan bagian dari tren cuaca ekstrem yang diperkirakan berlanjut hingga Oktober, terkait peralihan musim.
Untuk menjaga kesehatan dan tetap fit selama cuaca panas di Makassar, berikut beberapa tips yang bisa diikuti:
1. Perbanyak minum air: Tetap terhidrasi dengan minum setidaknya 2-3 liter air per hari.
2. Konsumsi makanan bergizi: Pilih makanan segar dan tinggi air, seperti buah dan sayur.
Gunakan pakaian ringan: Kenakan pakaian berbahan katun agar tubuh tidak mudah panas.
3. Hindari aktivitas fisik berlebihan: Kurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat matahari terik.
4. Tetap berada di tempat yang sejuk: Manfaatkan kipas atau pendingin ruangan jika perlu.
5. Langkah-langkah ini dapat membantu mencegah dehidrasi dan menjaga kebugaran tubuh selama cuaca panas. (*)