Makassar,— Inovasi SALAMA (Sadar dan Siaga Selamatkan Makassar) yang diinisiasi BPBD Kota Makassar terus bergerak aktif memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana. Kali ini, BPBD Kota Makassar menghadirkan pendekatan edukasi yang lebih modern dengan memperkenalkan teknologi Virtual Reality (VR) kepada para siswa sekolah.
Melalui teknologi VR, anak-anak diajak merasakan simulasi berbagai jenis bencana secara aman dan interaktif. Edukasi ini bertujuan agar sejak usia dini, siswa dapat memahami bahwa setiap bencana memiliki karakteristik dan penanganan yang berbeda, sehingga ketika bencana benar-benar terjadi, mereka tidak panik dan mampu mengambil tindakan yang tepat untuk menyelamatkan diri.
Kepala BPBD Kota Makassar, Dr. H. Fadli Tahar, menjelaskan bahwa penggunaan teknologi VR merupakan bagian dari transformasi edukasi kebencanaan yang lebih adaptif dan mudah dipahami oleh anak-anak.
“Kesiapsiagaan itu tidak cukup hanya dengan teori. Anak-anak perlu merasakan simulasi secara langsung. Dengan VR, mereka bisa belajar bagaimana bersikap saat gempa, banjir, atau kebakaran tanpa rasa takut. Harapannya, saat bencana datang, mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan dan tidak panik,” ujar Dr. Fadli Tahar.
- APPI Geram Ada ASN Santai dan Merokok di Saat Jam Kerja
- Proyek RISE Jadi Andalan Makassar Atasi Sanitasi dan Banjir Perkotaan
- KPK Dalami Dugaan Aliran Dana ke Politisi PDIP
- Atasi Krisis Air Bersih di Buloa, BPBD Makassar Gandeng Yonsipur Kodam XIV/Hasanuddin
- Golkar Lutra Merapat, Appi Kantongi Dukungan 20 DPD
Ia juga menegaskan bahwa edukasi kebencanaan sejak dini adalah investasi jangka panjang bagi keselamatan warga Kota Makassar.
“Anak-anak hari ini adalah generasi penyelamat di masa depan. Jika sejak sekarang mereka paham mitigasi bencana, maka budaya sadar dan siaga bencana akan tumbuh kuat di Kota Makassar,” tambahnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Salah satu guru yang mendampingi siswa menyampaikan rasa terima kasih kepada Wali Kota Makassar atas dukungan dan perhatian terhadap edukasi kebencanaan yang dilakukan BPBD.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Wali Kota Makassar atas kegiatan BPBD ini. Anak-anak sangat senang, antusias, dan belajar dengan cara yang menyenangkan. Edukasi seperti ini sangat jarang, tapi dampaknya besar untuk keselamatan mereka,” ungkap salah satu guru.
Dengan inovasi SALAMA dan pemanfaatan teknologi VR, BPBD Kota Makassar berharap kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap bencana tidak hanya dipahami oleh orang dewasa, tetapi juga tertanam kuat sejak usia sekolah, demi terwujudnya Makassar yang lebih tangguh menghadapi bencana.