Morowali,–Zhenshi Holding Group meresmikan penyelesaian dua proyek infrastruktur strategis di Morowali, Sulawesi Tengah, dengan total investasi mencapai Rp 164 miliar. Investasi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) ini difokuskan pada percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, menyasar langsung sektor hilirisasi mineral yang menjadi tulang punggung kawasan ini.
Dua proyek yang telah rampung tersebut adalah perpanjangan landasan pacu Bandara Maleo dari 1.500 meter menjadi 1.800 meter dan peningkatan kualitas ruas jalan sepanjang 210 meter di Jalan Trans Sulawesi yang melintasi Desa Ambunu.
Perpanjangan landasan pacu Bandara Maleo, yang menelan dana USD 10 juta atau setara Rp 164 miliar, menjadi perhatian utama. Perluasan ini dinilai krusial untuk meningkatkan kapasitas bandara dalam melayani penerbangan yang lebih besar dan meningkatkan konektivitas logistik kawasan industri Morowali.
- APPI Geram Ada ASN Santai dan Merokok di Saat Jam Kerja
- Proyek RISE Jadi Andalan Makassar Atasi Sanitasi dan Banjir Perkotaan
- KPK Dalami Dugaan Aliran Dana ke Politisi PDIP
- Atasi Krisis Air Bersih di Buloa, BPBD Makassar Gandeng Yonsipur Kodam XIV/Hasanuddin
- Golkar Lutra Merapat, Appi Kantongi Dukungan 20 DPD
Dalam siaran persnya, External Manager Zhenshi untuk Indonesia, Cipto Rustianto, menegaskan bahwa investasi ini adalah bentuk keseriusan perusahaan dalam memberikan dampak signifikan bagi pendorong ekonomi masyarakat Morowali dan sekitarnya.
“Percepatan infrastruktur merupakan salah satu akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Cipto, Selasa (9/9/2025). Menyukseskan Target Pertumbuhan Ekonomi 14,2%
Menyukseskan Target Pertumbuhan Ekonomi 14,2%
Yang menarik, investasi Zhenshi ini tidak dilakukan secara serampangan, tetapi selaras dengan peta jalan pemerintah pusat. Cipto secara khusus menyoroti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, di mana Sulawesi Tengah ditargetkan menjadi provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi secara nasional pada 2029, yakni sebesar 14,2%.

“Pertumbuhan ini didorong oleh hilirisasi industri berbasis mineral, terutama nikel, yang berkembang pesat di wilayah Morowali dan Morowali Utara,” jelas Cipto.
Dengan demikian, proyek perpanjangan landasan pacu dan perbaikan jalan Trans Sulawesi bukan sekadar kegiatan amal, melainkan investasi strategis untuk mengakselerasi distribusi barang, mobilitas tenaga kerja, serta menarik lebih banyak investasi ke kawasan industri berbasis nikel. Infrastruktur yang memadai diharapkan dapat memperlancar rantai pasok dan mendongkrak nilai ekspor.
“Dengan percepatan infrastruktur landasan pacu bandara dan peningkatan jalan trans Sulawesi akan turut mengakselerasi pertumbuhan berbagai sektor mulai dari perekonomian, pariwisata, perdagangan dan lain-lain,” tambah Cipto.
Sejak hadir di Morowali pada 2021, Zhenshi Holding Group melalui Indonesia Huabao Industrial Park telah aktif menyalurkan berbagai program CSR di bidang keagamaan, infrastruktur, sosial, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan. Komitmen ini memperkuat posisinya sebagai bagian dari industri hilirisasi nikel yang tidak hanya mengejar keuntungan bisnis, tetapi juga berperan aktif dalam memacu pembangunan daerah.
Keterangan Perusahaan: Indonesia Huabao Industrial Park,yang terletak di Morowali, merupakan bagian dari Zhenshi Holding Group. Zhenshi adalah salah satu dari 500 perusahaan terbesar di Tiongkok (Fortune China 500) dan termasuk dalam 100 Perusahaan Swasta Jasa Tiongkok teratas. (*)