Isra’ Mi’raj dan Realita Umat- 06

Imam Shamsi Ali* Setelah Rasulullah SAW menikmati susu segar itu, Jibril Kemudian memberitahu beliau jika langit telah dibuka dan mereka harus bersiap untuk melakukan perjalanan vertikal yang disebut Mi’raj. Walaupun dalam berbagai cerita disebutkan jika Rasulullah SAW melakukan Mi’raj dengan mengendarai Buraq yang disebutkan terdahulu. Namun kenyataannya dalam banyak riwayat disebutkan beliau tidak memakai Buraq dalam perjalanan ke atas itu. Beliau diangkat oleh Jibril dengan … Lanjutkan membaca Isra’ Mi’raj dan Realita Umat- 06

Islam dan Peperangan kepada Rasisme

Rasisme adalah penyakit sosial manusia yang historis. Jika kita mengkaji perjalanan klasik yang disebut peradaban manusia akan kita dapati bahwa penyakit rasisme memang sejak dahulu adalah permasalahan utama yang dihadapi oleh setiap bangsa. Dari bangsa Mesir Kuno, Yunani, Romawi, hingga ke China dan India, semuanya memiliki sejarah kelam rasisme. Bahkan penjajahan negara-negara di Asia dan Afrika oleh Penjajah Barat, hingga didatangkannya warga hitam ke Amerika untuk diperbudak tidak lepas dari rasisme bangsa-bangsa penjajah itu. Lanjutkan membaca Islam dan Peperangan kepada Rasisme

Isra’ Mi’raj dan Realita Umat- 05

Setelah selesai mengimami para nabi dan rasul pendahulunya Jibril kemudian mendatangi Rasulullah SAW dengan dua mangkok atau dua gelas. Satu gelas berisikan minuman beralkohol (semacam anggur). Dan satunya lagi berisikan minuman susu segar. Jibril menawarkan kepada Rasulullah untuk memilih salah satunya dan meminumnya. Rasulullah dengan sigap mengambil gelas atau mangkok yang berisikan susu (laban) dan meminumnya. Lanjutkan membaca Isra’ Mi’raj dan Realita Umat- 05

Isra’ Mi’raj dan Realita Umat- 04

Dengan kecepatan alat transportasi “Buraq” itu menjadikan Rasulullah dalam sekejap mata tiba di kota Jerusalem. Menurut riwayat setiba di kota itu beliau mengikat ontanya di tempat khusus di sekitar Masjidil Aqsa sebelum memasuki Masjid itu. Disebutkan juga bahwa tempat di mana Rasulullah mengikat Buraq itu juga tempat mengikat onta atau hewan yang mereka kendarai. Sehingga sebagian Imam secara bercanda mengatakan perlunya para Imam memiliki tempat parkir khusus di depan Masjid. Lanjutkan membaca Isra’ Mi’raj dan Realita Umat- 04

Isra’ Mi’raj dan Realita Ummat- 03

Setelah proses persiapan untuk perjalanan suci itu selesai dengan pembersihan dan memasukkan iman ke dadanya, Rasulullah SAW kini siap diberangkatkan. Riwayat menyebutkan bahwa seekor hewan atau dalam bahasa Arabnya “dabbah” didatangkan dari langit. Hewan ini disebutkan lebih kecil dari kuda dan lebih besar dari keledai. Berwarna putih bersih yang sangat indah dan mengagumkan. Lanjutkan membaca Isra’ Mi’raj dan Realita Ummat- 03

Isra’ Mi’raj dan Realita Ummat- 02

Sebelum lanjut membicarakan peristiwa berikutnya, perlu disampaikan bahwa pada tataran akademis pembahasan tentang Isra’ Mi’raj memang agak dilemma. Pertama karena rincian peristiwa ini tercatat dalam banyak riwayat hadits dari minimal dua puluh orang sahabat. Di Kitab Al-Bukhari saja ada enam orang sahabat yang meriwayatkan peristiwa ini dengan riwayat yang cukup panjang. Bahkan sebagian besar hadits di periode Mekah itu berbicara tentang Isra’ Mi’raj Rasulullah SAW. Lanjutkan membaca Isra’ Mi’raj dan Realita Ummat- 02

Isra’ Mi’raj dan Realita Umat- 01

Sebagaimana berbagai peristiwa sejarah lainnya yang terjadi dalam perjalan Islam, Isra Mi’raj Rasulullah SAW sesungguhnya tidak bisa dipastikan kapan persis terjadinya. Namun demikian, tanggal 27 Rajab banyak diyakini sebagai malam terjadinya teristiwa penting dan bersejarah itu. Malam di saat Allah memberikan hadiah terbaiknya bagi hambaNya (abdahu), nabi dan Rasul terakhir Muhammad SAW yang diutus untuk alam semesta (rahmatan lil alamin). Lanjutkan membaca Isra’ Mi’raj dan Realita Umat- 01

Hadiah awal tahun: Jennifer, siswi SMU menerima Islam

Jum’at pertama di setiap bulannya adalah jadwal tetap saya menyampaikan khutbah di Jamaica Muslim Center. Jadwal ini bersifat permanen dan mengikat karena selain posisi saya sebagai Imam dan Direkturnya, juga karena memang harapan besar jamaah kepada saya minimal sekali sebulan menyampaikan khutbah. Maka ini adalah satu-satunya jadwal khutbah saya yang tidak bisa digeser dan digantikan selama memungkinkan. Lanjutkan membaca Hadiah awal tahun: Jennifer, siswi SMU menerima Islam

Lima problema mendasar dunia masa kini.

Hari jumat keempat adalah jadwal saya menyampaikan khutbah Jumat bulanan di gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) New York. Khutbah di PBB New York adalah salah satu jadwal rutin (permanen) saya sejak tahun 1998 silam. Selain dihadiri oleh para pejabat yang hadir sidang di PBB, pegawai dan staf kantor PBB, juga pada umumnya diplomat negara-negara Muslim melaksanakan Jumatan di sana. Lanjutkan membaca Lima problema mendasar dunia masa kini.

Pelajaran-pelajaran penting dari Peristiwa Tanah Syaam

Jujur sebagian dari catatan ini terinspirasi oleh sebuah khutbah Jumat yang disampaikan oleh Sheikh Yasir Qadhi beberapa hari lalu. Saya merasa perlu menyampaikan catatan ini dengan sedikit contetan dari khutbah Syeikh Yasir karena peristiwa pembebasan Suriah dari cengkraman tirani Al-Asad dan genosida di bumi Palestina memiliki makna-makna yang sangat penting untuk kita renungi. Apalagi jika peristiwa ini ditarik ke ranah teologis (keimanan) dan keislaman kita. Lanjutkan membaca Pelajaran-pelajaran penting dari Peristiwa Tanah Syaam

Karakter Busuk vs Akhlak Mulia

Dalam beberapa hari terakhir ini Indonesia, khususnya media sosial di segala flatform (X, IG, TikTok, FB, dll) dihebohkan oleh sebuah peristiwa yang melibatkan seorang figur publik (public figur) yang lumayan masyhur. Terlebih lagi posisi publiknya ada di dua sisi; agama dan pemerintahan. Dia dikenal sebagai Gus (guru agama?) yang sejajar dengan Kyai, Ustadz, Syeikh, dan yang semakna. Lanjutkan membaca Karakter Busuk vs Akhlak Mulia