
MAKASSAR, -– Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar mengukuhkan komitmen strategisnya menuju World Class University (WCU) dengan resmi ditetapkan sebagai pengelola Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) Tahun 2026. Penunjukan ini menjadikan UMI sebagai satu-satunya perguruan tinggi swasta di kawasan Indonesia Timur yang dipercaya pemerintah untuk menyelenggarakan program beasiswa penuh bagi mahasiswa asing dari negara-negara berkembang.
Penetapan tersebut didasarkan pada Surat Pengumuman Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI Nomor 0409/B3/KM.00.01/2026 tertanggal 23 Januari 2026, tentang hasil seleksi proposal perguruan tinggi pengelola baru Beasiswa KNB.
- Lapangan Padel Kembali Bertambah di Makassar, wali Kota Resmikan Rebound Padel
- 80% Lulusan Poltekpar Terserap Dunia Kerja Kurang dari 6 Bulan, Ini Prestasi!
- Poltekpar se-Indonesia Buka Penerimaan Maba, Kuota 3.610 Mahasiswa, Ini Jadwalnya
- Wakil Wali Kota Makassar Terima Audiensi Himpunan Pengusaha Florist Indonesia Sulsel
- Pemkot Makassar Buka Peluang Kolaborasi dengan ALOHA Mental Arithmetic Kembangkan Talenta Anak
Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan pemerintah. “Alhamdulillah, kami menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Dirjen Diktiristek terhadap UMI sebagai pengelola Beasiswa KNB,” ujarnya di ruang kerjanya, Jumat (26/1).
Lebih lanjut, Guru Besar Fakultas Hukum UMI itu menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian integral dari agenda internasionalisasi kampus. Civitas akademika UMI, sebutnya, terus memperluas jejaring global, mengimplementasikan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE), dan membangun atmosfer akademik berbasis inovasi riset.
“Penerimaan mahasiswa internasional ini diarahkan untuk membangun ekosistem pendidikan tinggi berstandar global, berbasis keunggulan akademik, riset, dan pengabdian masyarakat yang berorientasi World Class University,” tegas Rektor.
Sementara itu, Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) UMI, Ir. Hj. Setyawati Yani, M.T., Ph.D., menjelaskan bahwa Beasiswa KNB merupakan beasiswa penuh dari Pemerintah Indonesia untuk mahasiswa asing (S1, S2, S3) dari negara berkembang. Melalui program ini, UMI membuka akses pendidikan pada program studi unggulan yang telah terakreditasi minimal Baik Sekali (B).
“Program studi didukung oleh dosen berkualifikasi internasional, kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan global, serta layanan kemahasiswaan yang inklusif dan berwawasan internasional,” papar Setyawati Yani.
Dosen Fakultas Teknologi Industri UMI itu menyatakan optimisme bahwa penunjukkan ini akan memperkuat peran UMI sebagai pusat pengembangan SDM global dari Indonesia Timur, sekaligus mengukuhkan konsistensi kampus dalam perjalanan menuju WCU.
Proses seleksi Beasiswa KNB di UMI rencananya akan dimulai pada awal Februari 2026. Calon mahasiswa internasional diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti seleksi tersebut.




