Banyak wajah baru di kursi Dewa Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel. Salah satunya H Musakkar, Anggota Dewan yang berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
H Musakkar bertarung memperebutkan kursi untuk duduk di DPRD Sulsel di Dapil 2 (Makassar B) yang meliputi Kecamatan Panakkukang, Manggala, Biringkanaya, dan Tamalanrea, Kota Makassar.
Sejak menentukan sikap untuk maju di Pemilihan Legislatif lalu, H Musakkar tetap menolak menggunakan jasa konsultan, lembaga survei, dan tim pemenangan yang terstruktur.
Kendati demikian dia berhasil meraih suara yang cukup banyak untuk mendudukkannya di kursi panas DPRD Sulsel.
Saat dilantik kemarin pun dia sempat mengundang perhatian banyak pihak karena menghadiri pelantikan dengan mengendarai petepete (Angkot) yang dikemudikannya sendiri.
Padahal sosok yang dikenal dengan panggilan H Sakka ini bisa saja mengendarai kendaraan mewah jenis apa saja, soalnya dia memiliki show room mobil. Dia memang pengusaha otomotif yang memiliki show room di bilangan Jl AP Pettarani. Showroomnya bernama Pattara Mega Oto.

H Musakkar didampingi istrinya Hj. Meri Sube menarik perhatian warga sepanjang jalan dari rumahnya Jl. AP. Pettarani menuju Jl. Urip Sumoharjo hingga tiba di Kantor DPRD Sulsel. Anaknya Imam Musakkar bersama istri Nadia Nila Kandi berada tepat dibelakangnya dengan mengendarai mobil Jeep Offroad.
H. Musakkar mengaku, alasan memilih mengendarai Petepete karena dirinya memang pernah berprofesi sebagai sopir Petepete.
“Saya ini kan mantan sopir Pete-Pete. Lalu jadi pengusaha Pete-Pete hingga membangun Show Room seperti sekarang ini,” ujarnya.
H Musakkar memang bukanlah politisi ulung. Namanya baru dikenal di dunia politik Sulsel. Meski pada periode lalu dia berhasil mendudukkan anaknya Imam Musakkar di DPRD Makassar. Bahkan periode 2024-2029 kali ini pun anaknya kembali duduk di DPRD Makassar.
Dia membuktikan kemampuannya. ‘Sang Putra Mahkota’ Imam Musakkar menjadi satu-satunya caleg PKB yang lolos ke DPRD Kota Makassar periode 2019-2024.
H Musakkar memang lebih dikenal sebagai seorang pengusaha. Latar belakangnya pun tak banyak yang tahu. Dikutip dari radarselatan.fajar.co.id, H. Sakka disebut memulai usahanya dari nol bahkan minus.
Sebelum memiliki show room ia malang melintang menjadi sopir petepete. “Kalau bicara soal perjuangan, saya sudah melewati banyak sekali tantangan hidup. Insya Allah jalan politik ini bisa membantu banyak orang yang memang butuh wakil yang peka dan peduli,” katanya.
H Musakkar lahir di Soppeng. Ia menghabiskan masa mudanya di wilayah Karuwisi dan Antang. Bergaul dengan banyak sekali kalangan. Mulai dari anak lorong sampai pengusaha.
Saat usahanya menanjak dan ia mampu membuka show room sendiri, H. Sakka tak pernah melupakan orang-orang yang banyak membantunya.
Setiap Jumat ia bahkan menggelar Jumat Berkah bersama sang istri, Hj. Meri Sube, yang mendukungnya dari nol.
“Apa yang saya lakukan selama ini bukan karena maju jadi caleg. Memang sejak dulu kami suka berbagi. Suka kalau banyak orang bisa mendapatkan manfaat dan ikut merasakan apa yang kami rasakan,” katanya.
“Saya selalu yakin, keberhasilan hanya bisa diraih dengan niat baik, perbuatan baik dan kerja keras. Dan, tentu adanya campur tangan Tuhan. Karena tidak ada yang tidak mungkin kalau Tuhan sudah menghendaki,” ungkapnya.
Meski hadir sebagai pendatang baru di Pileg 2024 lalu, H Musakkar tak pernah ragu sedikitpun. Banyak yang meragukan dan menganggap langkahnya kali ini adalah sesuatu yang tak mungkin. Toh, ia tak pernah surut dalam berikhtiar dan melakukan sosialisasi lebih massif.
Bagi dirinya, pengalaman membantu dan berhasil memenangkan keluarga, kerabat, sahabat serta koleganya dalam kontestasi politik di tahun-tahun sebelumnya sudah menjadi modal awal. Mulai dari Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) hingga Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di sejumlah daerah di Sulsel.
Pada pemilihan Gubernur Sulsel periode 2018-2023, Dia ikut berkontribusi dalam memenangkan pasangan H. Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman (Andalan). (*)
