SMK Negeri 5 Makassar menggelar workshop bertema “Penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam Dunia Pendidikan,” yang diikuti oleh 50 guru SMA dan SMK se-Kota Makassar.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala SMK Negeri 5 Makassar, Bapak H. Amar Bachti, yang mewakili Kepala Cabang Dinas Wilayah I Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan.
Workshop ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidang AI, yaitu Dr. Eng. Abdul Jalil, S.Kom, M.Kom, dosen Pascasarjana Universitas Handayani, dan Prof. Dr. Mashur Razak, SE, MM, Direktur Pascasarjana Universitas Handayani.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama antara Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan dan Universitas Handayani Makassar.
Menurut penyelenggara, tema workshop “Artificial Intelligence dalam Pendidikan” dipilih karena AI dinilai memiliki peran penting dalam mendukung proses belajar mengajar.
Para guru diharapkan mampu memanfaatkan teknologi ini untuk mempermudah tugas-tugas pembelajaran di sekolah.
Beberapa penerapan AI yang dibahas dalam workshop ini meliputi sistem pembelajaran adaptif, yang memungkinkan materi disesuaikan dengan kemampuan dan gaya belajar siswa, serta fitur AI seperti tutor virtual dan chatbot pembelajaran yang mampu memberikan bantuan real-time di luar jam pelajaran.
Selain itu, AI juga dapat digunakan dalam analitik prediktif untuk kinerja siswa, penilaian otomatis, kustomisasi konten pembelajaran, serta membantu dalam administrasi pendidikan.
Dalam kerja sama ini, Universitas Handayani Makassar juga menyediakan subsidi biaya pendidikan bagi guru SMA dan SMK se-Sulawesi Selatan yang ingin melanjutkan studi pada program Magister Komputer (M.Kom) di Universitas Handayani. (*)
