Makassar,-– Salah satu program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Munafri-Aliyah adalah pembangunan stadion bertaraf internasional.
Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham menyambut baik rencana itu. Dia akan mendukung selagi program prioritas tersebut diperuntukkan demi kepentingan masyarakat terutama untuk pemberdayaan pemuda di Kota Makassar.
“Tentunya saya selaku Ketua Komisi D yang bermitra dengan Dispora akan mensuport penuh terkait rencana pak wali untuk membangun stadion bertaraf internasional,” ungkap Ashari, Kamis (27/2/2025).
Selain itu, Ashari juga akan mengusulkan kepada pasangan MULIA itu untuk pembangunan sirkuit balapan.
“Bukan hanya stadion kami juga akan mengusulkan untuk pembangunan sirkuit balap. Ini sangat penting mengingat besarnya pecinta bola di Makassar dan untuk mensupport bibit-bibit unggul pemain sepak bola yang ada di Kota Makassar,” ujarnya.
Menurut Ashari, Munafri-Aliyah punya janji politik selama kampanye yang harus direalisasikan saat menjabat dan dirinya sebagai pengawas tentu akan mendukung setiap langkah positif pemerintah di bawah komando Munafri yang akrab disapa Appi.
“Harapan kita tentunya program yang dikerjakan oleh Wali Kota betut-betul ke hal yang prioritas untuk masyarakat, bukan hal yang berbau ceremony saja. Yang dibutuhkan masyarakat adalah kerja nyata yang menyentuh ke masyarakat, bukan cuman kosmetik kota,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengatakan bahwa di Kota Makassar yang notabenennya adalah ibu kota Provinsi Sulsel, setidaknya memiliki stadion untuk mengembangkan sepak bola yang ada di Kota Makassar dengan melakukan koordinasi dan kerja sama dengak pihak pemerintah provinsi.
“Jadi pembangunan stadion yang ada di kota Makassar ini tidak perlu harus di tempat-tempat yang seperti stadion Mattoanging, tetapi yang dibutuhkan Makassar dan pencinta sepak bola adalah stadion, kalau kita bicara Mattoanging tentu ini kita akan bicara proses kolaborasi dengan pemerintah provinsi karena lahannya dasarnya adalah yang kepemilikannya adalah pemerintah provinsi,” bebernya.
Sehingga menurut Munafri, penting adanya kolaborasi yang ditunjukkan Pemkot Makassar dan Pemprov dalam pembangunan stadion tersebut.
“Sehingga kalau ini kolaborasi ini bisa jalan tentu semuanya akan menjadi ringan, lahannya dari sana terus kitanya punya apa namanya wilayahnya, terus urusan perizinan dan aturan-aturannnya ada di pemerintah kota,” tandasnya.
Ia juga mengatakan, komitmennya dalam menghadirkan stadion di Kota Makassar ini dengan memaksimalkan upaya maupun opsi yang bisa dihadirkan untuk membangun stadion. (*)
