Makassar,–Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) dan Hari Anti Narkoba Internasional, Kecamatan Tallo menggelar serangkaian kegiatan edukatif dan inspiratif. Acara yang berpusat di Kantor Lurah Rappokalling ini bertujuan memperkuat ketahanan keluarga dan remaja dari ancaman narkoba.

Sebagai puncak acara, diluncurkan secara resmi Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) “Samara”. Wadah baru ini diharapkan menjadi tempat bagi remaja untuk berkembang, memperoleh informasi kesehatan, dan berkonsultasi, guna mewujudkan generasi muda yang sehat, berpengetahuan, dan berdaya.
Mengusung tema “Remaja Bebas dari Narkoba, Kunci Indonesia Maju”, kegiatan ini menekankan pada peran strategis generasi muda dalam membangun masa depan bangsa.
- Wali Kota Makassar Resmikan AMP PT Tujuh Wali Wali, Dorong Peran Swasta Dukung Pembangunan Infrastruktur Kota
- Masuk Tahap Pengadaan, Pemkot Makassar Mulai Bangun Edufam Barombong dan Sudiang
- Truk Kontainer Parkir di Lorong, Ganggu Aktivitas Warga Jl. Urip Sumoharjo V
- Di Tengah Badai Global, APBN 2025 Buktikan Ketangguhan: Defisit Terkendali 2,92%, Stimulus Capai Rp110 Triliun
- Bukan Hanya Formalitas, BPOM Apresiasi Kebijakan Makassar Atur Penggunaan Antibiotik
Hadir sebagai narasumber utama, Anas Kaharuddin dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam pemaparannya, ia memberikan materi komprehensif tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di kalangan remaja.
Acara ini tidak hanya dihadiri oleh remaja se-Kecamatan Tallo, tetapi juga dihadiri secara langsung oleh Lurah Rappokalling, perwakilan dari Rumah Zakat Kota Makassar, dan penyuluh KB (Keluarga Berencana). Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan komitmen kolektif untuk menangani permasalahan narkoba dari hulu.

Melalui kegiatan semacam ini, diharapkan dapat terbangun sinergi yang kuat antara keluarga, remaja, dan seluruh lapisan masyarakat. Kolaborasi ini dinilai krusial untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba, sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Maju yang dimulai dari remaja yang berkualitas. (*)
