Makassar,–Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 Tahun 2025 dengan khidmat di halaman Kantor Wali Kota, pada Senin (30/6/2025).

Acara yang berlangsung penuh hikmat ini dipimpin secara langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, SH, menandakan komitmen kuat pemerintah kota dalam mendukung program kependudukan dan pembangunan keluarga.
Kehadiran Wali Kota dalam upacara ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata perhatian dan dukungan pimpinan daerah terhadap upaya penguatan institusi keluarga sebagai pilar utama pembangunan nasional.
Upacara ini dihadiri secara lengkap oleh jajaran pejabat lingkup Pemkot Makassar, staf dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para Penyuluh Keluarga Berencana (KB) se-Kota Makassar.
Kehadiran massal ini menunjukkan adanya sinergi dan kolaborasi yang solid antarinstansi pemerintah untuk mensukseskan berbagai program di bidang kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga.
- Pelantikan Pengurus IKA FSIKP UMI 2026-2031 Jadi Momentum Penguatan Jaringan Alumni dan Kontribusi untuk Almamater
- Muhsin Palinrungi, Direktur Ekrap IKN Pimpin IKA FSIKP UMI
- Menenun Karya di Era Algoritma: Revitalisasi Peran Alumni Sastra, Komunikasi, dan Ilmu Pendidikan di Tengah Krisis Global
- LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan 3,50%
- Warga Mengeluh, Satgas Rappocini Langsung Turun Langsung Bersihkan Kawasan Bawah Tol Pettarani
Tujuan utama dari peringatan Harganas ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan peran aktif seluruh elemen masyarakat tentang pentingnya fungsi keluarga. Keluarga yang berkualitas diyakini sebagai fondasi untuk mewujudkan ketahanan nasional dan pembangunan bangsa yang berkelanjutan.
Melalui momentum Harganas ke-32 ini, Pemerintah Kota Makassar menyatakan komitmennya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas hidup setiap keluarga di Makassar.

Berbagai program dan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar keluarga akan terus dioptimalkan, dengan harapan dapat mewujudkan masyarakat Makassar yang lebih sejahtera, harmonis, dan berdaya saing. (*)





