Makassar, -– Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana mengeluarkan peringatan keras berupa tembak di tempat terhadap aksi geng motor yang semakin meresahkan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan usai polisi meringkus 23 anggota geng motor yang terlibat penyerangan brutal hingga menyebabkan lima korban luka-luka.

Kronologi Kejadian
- Aksi teror terjadi Minggu dini hari (20/7/2025) ketika sekelompok geng motor berkeliling kota mencari lawan tawuran.
- Karena tidak menemukan kelompok rival, mereka malah menyerang warga tak bersalah yang sedang berkumpul di jalan.
- Korban dengan inisial MF (18), RP (22), APK, MI, dan AI dilarikan ke rumah sakit dengan luka bacok dan panah.
Sikap Tegas Polisi
Kombes Arya menegaskan:
- Tembak di Tempat: Akan dilakukan jika pelaku tertangkap basah sedang beraksi.
- Penindakan Progresif: Meski 23 pelaku sudah diamankan, tidak ada yang ditembak karena mereka tidak melawan saat penangkapan.
- Peringatan Keras: “Kami tidak akan toleransi terhadap aksi yang membahayakan masyarakat,” tegas Arya.
Modus Operandi
Pelaku menggunakan istilah COD (janjian bertemu) untuk mengumpulkan massa sebelum akhirnya berubah menjadi penyerangan acak. Polisi masih menyelidiki jaringan geng motor ini lebih lanjut.
