Makassar,–Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi dari Lembaga Peduli Disabilitas Inklusif (LPDI) dalam rangka silaturahmi, Rabu (17/9/2025) di Ruang Rapat Wakil Wali Kota.
Pertemuan ini turut dihadiri jajaran pejabat Pemkot Makassar, antara lain Kepala Dinas Pendidikan, Achi Solaeman, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Arlin Ariesta, Sekretaris Dinas Sosial, Aria Purnabhawa bersama Kabid Rehabilitasi Sosial, Muh. Zuhur Dg. Ranca, perwakilan Disnaker, Baharuddin Mustamin, serta Kabag Kesra, Moh. Syarief bersama Ali Harpan.
Sementara dari LPDI hadir Penasehat, Maxi Huay, Ketua, Hariyadi Gunawan, Sekretaris, Nurlia N, Bendahara, Nunu, serta jajaran koordinator bidang kesehatan, tenaga kerja, humas, dan pendidikan.
Dalam pertemuan itu, LPDI memperkenalkan program kerja yang berfokus pada pemberdayaan penyandang disabilitas, khususnya penyintas kusta.
Program tersebut meliputi bidang pendidikan, pelatihan keterampilan, kesehatan, hingga peningkatan kemandirian ekonomi.
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan apresiasi atas konsistensi LPDI mendampingi penyintas kusta.
Menurutnya, langkah ini sejalan dengan semangat Pemerintah Kota Makassar dalam membangun masyarakat yang inklusif.
- Pelantikan Pengurus IKA FSIKP UMI 2026-2031 Jadi Momentum Penguatan Jaringan Alumni dan Kontribusi untuk Almamater
- Muhsin Palinrungi, Direktur Ekrap IKN Pimpin IKA FSIKP UMI
- Menenun Karya di Era Algoritma: Revitalisasi Peran Alumni Sastra, Komunikasi, dan Ilmu Pendidikan di Tengah Krisis Global
- LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan 3,50%
- Warga Mengeluh, Satgas Rappocini Langsung Turun Langsung Bersihkan Kawasan Bawah Tol Pettarani
“Kami sangat mengapresiasi LPDI yang dengan tulus mendampingi saudara-saudara kita penyintas kusta. Program pendidikan, pelatihan keterampilan, dan penguatan kapasitas yang dilakukan merupakan langkah penting untuk membuka akses dan kesempatan yang lebih luas bagi mereka,” ujar Aliyah Mustika Ilham.
Ia menegaskan, Pemkot Makassar siap bersinergi dengan LPDI maupun lembaga lain yang memiliki visi serupa.
“Ke depan akan terus dilakukan sinergitas dan kolaborasi, bersama mewujudkan Makassar Kota MULIA,” tegasnya. (*)




