Di Hari Kemerdekaan ke-80, TNI AU Buktikan Solidaritas dengan Airdrop 17,8 Ton Bantuan untuk Gaza

Amman, –Dalam momentum peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Satgas Garuda Merah Putih-II TNI Angkatan Udara (AU) sukses melaksanakan misi kemanusiaan dengan mengirimkan 17,8 ton bantuan untuk rakyat Palestina di Gaza melalui operasi airdrop. Misi ini menjadi bukti nyata komitmen Indonesia dalam menjawab panggilan kemanusiaan global.

Dua pesawat C-130J Super Hercules Skadron Udara 31 TNI AU, dengan registrasi A-1339 dan A-1344, lepas landas dari King Abdullah II Air Base, Amman, Yordania, untuk menjalankan operasi yang tergabung dalam Solidarity Path Operation-2 (SPO-2) pimpinan Royal Jordanian Air Force. Sebanyak 12 negara turut serta dalam misi ini, dengan Indonesia menunjukkan peran aktif melalui pengiriman logistik berupa makanan siap saji, perlengkapan kesehatan, selimut, serta bantuan khusus bagi anak-anak.

Dansatgas Garuda Merah Putih II, Kolonel Pnb Puguh Yulianto, menegaskan bahwa misi ini bukan sekadar pengiriman bantuan, melainkan bentuk solidaritas bangsa Indonesia. “Terlebih, ini dilakukan di hari bersejarah kemerdekaan kita yang ke-80. Ini adalah wujud nyata bahwa Indonesia tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga berbagi dengan mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Keberhasilan operasi ini sekaligus membuktikan profesionalisme TNI AU dalam misi lintas batas, sesuai dengan nilai AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis) yang digaungkan Kepala Staf AU Marsekal TNI M. Tonny Harjono. Misi ini juga merefleksikan jati diri TNI PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif) sebagai fondasi pengabdian prajurit udara.

Kolaborasi dengan BAZNAS, Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, serta dukungan media nasional semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai bangsa yang peduli dan dihormati di kancah global. “Ini adalah diplomasi pertahanan yang nyata. TNI AU tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga menjadi duta kemanusiaan,” tegas Kolonel Puguh.

Dengan misi ini, Indonesia kembali menegaskan diri sebagai negara yang tak hanya kuat di dalam negeri, tetapi juga aktif berkontribusi bagi perdamaian dan kemanusiaan dunia. (*)

Tinggalkan komentar