Makassar,–Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin M.Kes, mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang sering kali merebak selama musim pancaroba seperti akhir-akhir ini.
Dalam pesan di akun resmi instagram @dinkesmks01, dr. Nursaidah mengingatkan, bahaya DBD yang sering muncul saat Muslim pancaroba.
Oleh karena itu, dr. Nursaidah meminta masyarakat mewaspadai tanda-tanda bahaya (warning signs) yang mengharuskan pasien segera dibawa ke fasilitas kesehatan.
- 8.854 Honorer Makassar Jadi PPPK & Ribuan Masuk PJLP
- Munafri Pimpin Rapat Sinergi Pengawasan Keselamatan Transportasi Mudik
- Gubernur Sulsel Dukung Penertiban PKL di Makassar, Ingatkan Masalah Sampah dan Lingkungan
- Munafri-Aliyah Tekankan RKPD 2027 Jadi Instrumen Pembangunan Yang Berdampak Langsung bagi Masyarakat
- JNE Content Competition 2026 Dibuka, Hadiah Ratusan Juta hingga Umrah & Holy Land
Tanda itu berupa deman dua hingga tujuh hari diseetai dengan bintik merah pada kulit.
“Apabila ada anggota keluarga yang sakit demam dan menunjukkan satu atau lebih gejala bahaya tersebut, saya menyarankan warga Kota Makassar untuk bersegera memeriksakan diri ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) terdekat, baik Puskesmas maupun rumah sakit,” tegasnya.
Penanganan yang cepat dan tepat di fasilitas kesehatan dinilai krusial untuk mencegah perburukan kondisi dan menyelamatkan nyawa.
Dinas Kesehatan Kota Makassar juga terus menggencarkan upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M plus Plus (menguras, menutup, mendaur ulang) plus memelihara ikan pemakan jentik Dan memakai lotion anti nyamuk sebagai langkah pencegahan yang paling efektif.
Dengan memahami fase kritis dan tanda bahaya DBD, diharapkan masyarakat tidak lengah dan dapat mengambil tindakan yang tepat untuk melindungi kesehatan keluarganya. (*)



