Makassar,–-Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol. Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Dandim 1408/Makassar, Kolonel Inf. Franki Susanto, S.E., menggelar pertemuan dengan perwakilan organisasi masyarakat (Ormas) se-Kota Makassar.
Pertemuan yang berlangsung di The Benz Bakery & Restaurant, Jalan Kajaolalido No. 2, Kecamatan Ujung Pandang, pada Sabtu (30/08/2025), bertujuan untuk memperkuat silaturahmi dan sinergitas dalam mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam sambutannya, Kapolrestabes Makassar menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI, Polri, dan Ormas dalam menciptakan kondisi yang aman dan kondusif.
“Polisi ini jumlahnya tidak banyak. Kondisi yang aman dan kondusif bisa tercipta apabila bapak ibu mendukung kami. TNI sudah membantu meskipun massa begitu besar sehingga kondisi tidak terbendung,” jelas Arya Perdana.
- Peringati HBA ke-66, Kajati Sulsel dan Jajaran Simak 5 Instruksi Tegas Jaksa Agung RI
- Gubernur Sulsel Temui Basarnas, Dorong Penguatan Sarana dan Prasarana SAR di kepulauan
- UMI Tuan Rumah Sosialisasi Kemdiktisaintek, Dorong Riset Kolaboratif Sasar Wilayah 3T
- Unismuh Makassar dan UMK Malaysia MoU Tiga Bidang Strategis
- Profil Rama Widi, Maestro Harpa Indonesia
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk Ormas, untuk aktif menolak segala bentuk anarkisme dan aksi yang dapat memecah belah persatuan.
“Saya berinisiatif mengajak rekan-rekan untuk sama-sama melawan ini (anarkisme) bukan hanya di media sosial, juga secara fisik (langsung). Artinya, kita jangan mau dibully oleh mereka-mereka yang mempunyai niat untuk membuat Kota Makassar membara,” tegasnya.
Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai Ormas di Makassar, yang menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan. Kolonel Inf. Franki Susanto juga menegaskan bahwa sinergi antara TNI, Polri, dan Ormas merupakan kunci utama dalam menangkal potensi gangguan kamtibmas, terutama dalam situasi yang rentan terhadap aksi anarkis.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preemtif dan preventif untuk memastikan bahwa Kota Makassar tetap kondusif, serta untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat. Ke depan, pertemuan serupa akan terus dilakukan untuk memantapkan koordinasi dan merespons dinamika keamanan yang berkembang. (*)





