KPP Pratama Bulukumba dan KP2KP Sinjai Perkuat Sinergi dengan Bupati Sinjai

SINJAI,–Memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bulukumba bersama Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Sinjai melakukan audiensi dengan Bupati Kabupaten Sinjai, Ratnawati. Pertemuan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sinjai pada Senin (8/9/2025).

Rombongan dari Ditjen Pajak dipimpin langsung oleh Kepala KPP Pratama Bulukumba, Moh. Khusaeri, dan Kepala KP2KP Sinjai, Hendrawan. Sementara itu, Bupati Ratnawati hadir didampingi oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sinjai, Asdar Amal Darmawan, serta Kepala Dinas Perikanan, Syamsul Alam.

Dalam sambutannya, Bupati Ratnawati menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini dan menegaskan peran strategis pajak sebagai pilar utama pembangunan nasional dan daerah.

“Pajak merupakan tulang punggung dalam APBN maupun APBD. Oleh karena itu, perlu adanya sinergi yang erat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar penerimaan pajak daerah dan penerimaan pajak pusat dapat sama-sama optimal,” ujar Bupati Ratnawati.

Kepala KPP Pratama Bulukumba, Moh. Khusaeri, dalam paparannya menegaskan komitmen Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sinjai. Ia mengungkapkan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan dengan Bapenda Sinjai, khususnya dalam optimalisasi penerimaan daerah dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan (P2) serta retribusi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lappa.

“Kolaborasi ini diharapkan semakin kuat sehingga mampu mendukung peningkatan penerimaan perpajakan pusat dan daerah secara berkelanjutan, terutama menghadapi tantangan fiskal ke depan,” jelas Khusaeri.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Ratnawati kembali menegaskan kesiapan penuh Pemerintah Daerah Sinjai untuk mendukung setiap langkah strategis ini. Ia menyadari betul bahwa dalam semangat kemandirian fiskal, sinergi antara pusat dan daerah adalah kunci untuk mengoptimalkan penerimaan negara.

Pendapat senada disampaikan oleh Kepala Seksi Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Sulselbartra, Sumin, yang turut hadir. Ia menekankan bahwa kolaborasi ini memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar mengejar target penerimaan.

“Sinergi antara DJP dan Pemerintah Daerah bukan hanya soal angka penerimaan, tetapi juga soal membangun kesadaran bersama bahwa pajak adalah instrumen vital untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan sinergi yang erat, optimalisasi penerimaan dapat tercapai secara berkelanjutan,” ungkap Sumin.

Audiensi ini ditutup dengan penegasan komitmen dari kedua belah pihak untuk terus menjaga dan memperkuat jalinan kerja sama di bidang perpajakan. Komitmen ini diharapkan dapat menjadi pondasi kokoh untuk mendukung percepatan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Sinjai.

Tinggalkan komentar