Jakarta,–Ponakan Presiden Prabowo Subianto yang juga merupakan politisi partai Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengumumkan pengunduran dirinya sebaga anggota DPR RI, Kamis (10/9/2025)
Pernyataan Politikus Gerindra itu disampaikan melalui video berdurasi lebih dari enam menit yang ia unggah di akun Instagram pribadinya.
Dalam pernyataannya, Rahayu menegaskan mundurnya karena ucapannya dalam sebuah podcast lama kembali viral dan menuai kritik.
- JNE Content Competition 2026 Dibuka, Hadiah Ratusan Juta hingga Umrah & Holy Land
- Kantor Baru DWP Diresmikan, Wali Kota Munafri Tekankan Peran Pemberdayaan Keluarga
- DJP Sulselbartra Apresiasi Pemkot Makassar, Munafri Jadi Panutan Lapor SPT Lebih Awal
- Mendag Pantau Pasar Terong hingga Ritel Modern, Harga Pangan Makassar Relatif Terkendali
- Munafri Minta Warga Jaga Ketertiban, Hindari Konvoi Tembak-Tembakan
“Kesalahan sepenuhnya ada pada saya. Saya mohon maaf sebesar-besarnya, khususnya kepada anak muda pelaku usaha,” kata Saraswati.
Meski mundur, ia berharap bisa tetap menuntaskan satu pekerjaan terakhir: pembahasan RUU Kepariwisataan di Komisi VII DPR.
Selain itu, ia berkomitmen menyalurkan sisa dana aspirasi untuk pelatihan wirausaha, alat kesehatan, serta program pemberdayaan anak muda di daerah pemilihannya.
Meski demikian, Saraswati menegaskan pengunduran dirinya bukan akhir dari kiprahnya.
Dia mengatakan akan terus aktif mengadvokasi isu perdagangan manusia, energi terbarukan, krisis iklim, dan keterwakilan perempuan melalui organisasi yang ia pimpin di luar parlemen.
Kronologi Mundurnya Rahayu Saraswati dari DPR:
Podcast Lama Viral
Pernyataan Saraswati dalam siniar Antara TV Indonesia berdurasi 42 menit dipotong jadi 2 menit. Lukisan itu dianggap mengecewakan anak muda pencari kerja.
Serangan Balik Publik
Potongan video tersebar luas di media sosial. Sara dituding menyuarakan generasi muda yang kesulitan mendapatkan pekerjaan.
Pada Kamis (10/9/2025), Sara mengunggah video berdurasi 6 menit di Instagram. Ia menyatakan kesalahannya dan meminta maaf kepada publik.
Keputusan Mundur
Dalam video itu, Sara resmi mengundurkan diri sebagai anggota DPR Fraksi Gerindra. Ia tetap ingin menyelesaikan pembahasan RUU Kepariwisataan sebagai tugas terakhir.
Fokus di Luar Parlemen
Sara berjanji melanjutkan advokasi isu perdagangan manusia, energi terbarukan, krisis iklim, dan keterwakilan perempuan melalui organisasi yang ia pimpin. (*)





