Jakarta,–Isu yang menyebutkan bahwa istana telah mengirimkan surat presiden (Surpres) terkait pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dibantah Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.
Dia mengaku belum mengetahui bahkan belum menerima Surpres tersebut.
“Belum ada,” ujar Dasco saat dikonfirmasi awak media, Jumat (12/9/2025).
- Insentif Dosen Ma’had Aly Naik Jadi Rp8 Juta, Cair Akhir November
- Polda Sulsel Tahan Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang Selama 20 Hari
- Penimbunan Stadion Untia Dikebut, Appi Targetkan Konstruksi Dimulai Awal 2027
- Sugar Daddy Rilis “Sok Hebat, Tale’ Talekang”, Usung Pop-Hip Hop Komedi Khas Makassar
- Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Gerai Keempat Tianlala, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Sebelumnya, gelombang desakan agar Listyo mundur dari jabatannya terus mencuat usai tragedi meninggalnya pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan dan kericuhan yang terjadi beberapa pekan lalu.
Saat menggelar konferensi pers di daerah Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2025), Kapolri menegaskan hanya menjalankan perintah dari Presiden.
Sementara itu, Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sebelumnya mengatakan, pergantian Kapolri adalah hak prerogatif dari Presien Prabowo Subianto.
“Terkait dengan isu yang menyangkut dengan Kapolri itu hak prerogatif presiden. Kita prajurit kapan aja siap,” kata Kapolri saat ditanya soal desakan mundur. (*)






