Data Terakhir Insiden Al Khoziny: 53 Jenazah Sudah Dievakuasi

Sidoarjo-–Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi 16 korban dari tumpukan material reruntuhan runtuhnya bangunan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Kabupaten Sidoarjo, hingga pada Minggu (5/10/2025) malam.

Dengan temuan terbaru ini, total korban dalam peristiwa tersebut mencapai 157 orang. Dari jumlah itu, 104 orang dinyatakan selamat dan 53 meninggal dunia, termasuk lima korban berupa body part.

On Scene Coordinator (OSC), Nanang Sigit P.H., mengatakan, proses evakuasi pada hari ketujuh operasi SAR berlangsung cukup sulit. 

Posisi korban yang berada di bawah material berat membuat tim SAR harus bekerja sangat hati-hati.

“Tim SAR perlu mengangkat puing-puing reruntuhan, memotong rangka-rangka besi, baru kemudian bisa mengevakuasi korban dari timbunan material,” ujar Nanang di Posko SAR gabungan pada akun OG @ kantorsar_surabaya. 

Berdasarkan data operasi, rangkaian penemuan korban dimulai sejak pagi hingga malam hari. Korban korban ke-51 (body part) ditemukan pada pukul 10.52 WIB. Disusul korban ke-52 pada pukul 11.45 WIB, korban ke-53 pada pukul 14.25 WIB, korban ke-54 pada pukul 15.02 WIB, korban ke-55 pada pukul 15.15 WIB, korban ke-56 pada pukul 15.28 WIB, korban ke-57 pada pukul 15.40 WIB, korban ke-58 pada pukul 16.03 WIB, korban ke-59 pada pukul 19.04 WIB, korban ke-60 pada pukul 19.24 WIB, korban ke-61 pada pukul 19.28 WIB, korban ke-62 pada pukul 19.32 WIB, korban ke-63 pada pukul 20.28 WIB, korban ke-64 pada pukul 20.33 WIB, korban ke-65 (body part) pada pukul 21.01 WIB, dan korban ke-66 pada pukul 21.47 WIB.

Selama proses pencarian, tim SAR gabungan mengerahkan alat berat dan peralatan ekstrikasi untuk memotong serta mengangkat material bangunan. Penggunaan alat berat dilakukan secara bergantian dengan metode manual demi menjaga keselamatan petugas di lapangan saat mengevakuasi korban.

“Kami harus bergantian antara penggunaan alat berat dan evakuasi manual. Keselamatan petugas tetap jadi prioritas utama,” kata Nanang.

Seluruh jenazah yang berhasil dievakuasi langsung dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi oleh Tim DVI Polda Jawa Timur. (*)

Tinggalkan komentar