Makassar,—Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar, Dra. Hj. Sri Sulsilawati, M.Si, menghadiri rapat pembahasan alternatif skema pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) yang digelar Senin (6/10/2025) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kota Makassar.

Rapat tersebut membahas berbagai alternatif skema pembiayaan dan ketentuan teknis dalam pelaksanaan pembangunan SJUT di wilayah Kota Makassar.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kota dalam menata jaringan utilitas perkotaan seperti kabel listrik, telekomunikasi, dan pipa air agar terintegrasi dalam satu sistem yang aman dan tertata.
- Desa Sejahtera Astra Temon Pacitan Tembus Pasar Global: Ekspor Gula Aren Organik ke Malaysia, Belanda, dan Australia
- Penjualan Mobil Nasional Januari 2026 Tembus 66.446 Unit, Astra Kuasai 52% Pangsa Pasar
- JNE Berikan Bonus Puluhan Juta untuk Skuad Cosmo JNE FC yang Berprestasi Membela Timnas di Ajang Asia
- JNE Resmi Jadi Official Logistics Partner di International Diecast Show 2026, Hadirkan Larry Wood dan Program Menarik
- Ribuan Pelajar Padati Olympicad, Appi Optimistis Lahir Pemimpin Bangsa
Kadis Pertanahan Kota Makassar, Dra. Hj. Sri Sulsilawati, M.Si, menyampaikan bahwa dukungan lintas sektor sangat dibutuhkan untuk menyukseskan implementasi SJUT.
Menurutnya, kolaborasi antara perangkat daerah, pihak swasta, dan masyarakat menjadi kunci agar program ini dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat luas.

“Pembangunan SJUT bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga bagian dari upaya mewujudkan kota yang lebih tertib, estetis, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Makassar menargetkan terciptanya tata kota yang lebih modern, bebas dari semrawut kabel udara, sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menikmati ruang publik.






