Makassar,—Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar, Dra. Hj. Sri Sulsilawati, M.Si, menghadiri rapat pembahasan alternatif skema pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) yang digelar Senin (6/10/2025) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kota Makassar.

Rapat tersebut membahas berbagai alternatif skema pembiayaan dan ketentuan teknis dalam pelaksanaan pembangunan SJUT di wilayah Kota Makassar.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kota dalam menata jaringan utilitas perkotaan seperti kabel listrik, telekomunikasi, dan pipa air agar terintegrasi dalam satu sistem yang aman dan tertata.
- Pelantikan Pengurus IKA FSIKP UMI 2026-2031 Jadi Momentum Penguatan Jaringan Alumni dan Kontribusi untuk Almamater
- Muhsin Palinrungi, Direktur Ekrap IKN Pimpin IKA FSIKP UMI
- Menenun Karya di Era Algoritma: Revitalisasi Peran Alumni Sastra, Komunikasi, dan Ilmu Pendidikan di Tengah Krisis Global
- LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan 3,50%
- Warga Mengeluh, Satgas Rappocini Langsung Turun Langsung Bersihkan Kawasan Bawah Tol Pettarani
Kadis Pertanahan Kota Makassar, Dra. Hj. Sri Sulsilawati, M.Si, menyampaikan bahwa dukungan lintas sektor sangat dibutuhkan untuk menyukseskan implementasi SJUT.
Menurutnya, kolaborasi antara perangkat daerah, pihak swasta, dan masyarakat menjadi kunci agar program ini dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat luas.

“Pembangunan SJUT bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga bagian dari upaya mewujudkan kota yang lebih tertib, estetis, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Makassar menargetkan terciptanya tata kota yang lebih modern, bebas dari semrawut kabel udara, sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menikmati ruang publik.






