Jakarta,--Tepat satu tahun pemerintahannya, Presiden Prabowo Subianto menggelar sidang kabinet paripurna di Istana Negara Jakarta, Senin (20/10).
Sidang kabinet dihadiri oleh Wapres Gibran, menteri, wakil menteri (wamen), kepala badan, penasihat khusus, hingga utusan khusus.
Berdasarkan pantauan Kompas.com, para jajaran kabinet mulai berdatangan ke Istana Kepresisenan Jakarta sejak pukul 14.10 WIB. Mereka kompak mengenakan kemeja batik bewarna cokelat.
Prabowo dan Gibran tiba di Istana Negara sekitar pukul 15.30 WIB dengan memekai kemeja batik bewarna cokelat. Keduanya langsung menyalami satu per satu para menteri yang hadir. Selanjutnya, Prabowo langsung membuka sidang kabinet paripurna.
“Kita menggelar sidang kabinet tepat satu tahun saya dilantik. Tepatlah kita berkumpul untuk melihat apa yang kita kerjakan satu tahun ini,” kata Prabowo membuka sidang kabinet.
- Kepala Bapenda Makassar Minta Maaf, Proses Transisi Server Pengaruhi Pelayanan
- Wali Kota Makassar Resmikan AMP PT Tujuh Wali Wali, Dorong Peran Swasta Dukung Pembangunan Infrastruktur Kota
- Masuk Tahap Pengadaan, Pemkot Makassar Mulai Bangun Edufam Barombong dan Sudiang
- Truk Kontainer Parkir di Lorong, Ganggu Aktivitas Warga Jl. Urip Sumoharjo V
- Di Tengah Badai Global, APBN 2025 Buktikan Ketangguhan: Defisit Terkendali 2,92%, Stimulus Capai Rp110 Triliun
Wakil Menteri Agama Romo Muhammaf Syafi’i mengatakan para jajaran kabinet akam mendengarkan arahan dari Presiden Prabowo terkait program di kementerian. Termasuk, evaluasi dalam satu tahun pemerintahan.
“Kita selalu siap menerima arahan dari beliau untuk disesuaikan dengan program yang ada di kementerian kita, selalu seperti itu. Dan beliau kan punya tim untuk mengevalusi sendiri,” ujarnya.
Romo Syafi’i menyebut para menteri kompak mengenakam batik bernuansa cokelat. Hal ini sesuai aturan pakaian yang ada dalam undangan.
“Ini dresscodenya batik nuansa cokelat,” ucap dia.
Sidang kabinet paripurna dihadiri Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator PMK Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Muhaimin Iskandar, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Kepala Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Panjaitan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Pertanian Amran Sulaiman.
Kemudian, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Pariwisata Widyanti Putri Wardhana, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.
Selanjutnya, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Perumahan Kawasan Permukiman Maruarat Sirait, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Kepala BIN Herindra, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, hingga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (*)
