Makassar,–Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan pentingnya mitigasi dini dalam menghadapi puncak musim hujan serta potensi cuaca ekstrem, khususnya menjelang akhir tahun.
Hal itu dikatakan Andi Sudirman saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi sekaligus pemeriksaan peralatan SAR di Halaman Kantor Gubernur Sulsel, Senin (24/11/2025) kemarin.
Apel tersebut menjadi momentum konsolidasi seluruh instansi terkait untuk mematangkan kesiapan seluruh unsur, mulai dari SDM aparatur, kelengkapan logistik, hingga pemetaan kerentanan wilayah.
- Makassar Half Marathon 2026 Targetkan Lonjakan Peserta Jadi 12.000 Pelari
- Kepala Bapenda Makassar Minta Maaf, Proses Transisi Server Pengaruhi Pelayanan
- Wali Kota Makassar Resmikan AMP PT Tujuh Wali Wali, Dorong Peran Swasta Dukung Pembangunan Infrastruktur Kota
- Masuk Tahap Pengadaan, Pemkot Makassar Mulai Bangun Edufam Barombong dan Sudiang
- Truk Kontainer Parkir di Lorong, Ganggu Aktivitas Warga Jl. Urip Sumoharjo V
Andi Sudirman menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran TNI/Polri, Basarnas, BMKG, BPDB, instansi lintas sektoral, serta berbagai organisasi kemanusiaan yang selama ini berkolaborasi dalam penanganan kebencanaan di Sulawesi Selatan.
Menurutnya, kesiapsiagaan merupakan kunci untuk mengurangi risiko dan dampak bagi masyarakat. “Bencana memang tidak bisa kita hindari, tetapi sebagai manusia kita wajib menyiapkan diri. Kesiapsiagaan adalah bentuk ikhtiar kita dalam meminimalkan risiko,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan pelaksanaan apel kesiapsiagaan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh daerah memperkuat koordinasi dan persiapan menghadapi berbagai kemungkinan di akhir tahun.
“Olehnya itu, kami meminta seluruh instansi melihat ini sebagai panggilan kemanusiaan. Tidak peduli siapa pun dan di mana pun saudara kita terdampak, kita wajib hadir memberikan pertolongan,” cetus Andi Sudirman. (*)
