Makassar,–Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan pentingnya mitigasi dini dalam menghadapi puncak musim hujan serta potensi cuaca ekstrem, khususnya menjelang akhir tahun.
Hal itu dikatakan Andi Sudirman saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi sekaligus pemeriksaan peralatan SAR di Halaman Kantor Gubernur Sulsel, Senin (24/11/2025) kemarin.
Apel tersebut menjadi momentum konsolidasi seluruh instansi terkait untuk mematangkan kesiapan seluruh unsur, mulai dari SDM aparatur, kelengkapan logistik, hingga pemetaan kerentanan wilayah.
- Munafri Buka Sipakracca MMA Sulsel, 100 Atlet Siap Bertarung Menuju Panggung Dunia
- Raih 47 Juara, Kafilah MTQ Makassar Diberi Bonus oleh Wali Kota Munafri
- Pemkot Makassar Siap Terapkan Manajemen Talenta ASN, SIMATA Jadi Kunci Penataan Karier Transparan
- Pegadaian Kanwil Makassar SulSelBarRa Maluku Cetak Kinerja Gemilang per April 2026: Omset Tembus Rp20,19 Triliun dan Perkuat Ekosistem Emas
- Wali Kota Munafri Terima Penghargaan Paritrana Award, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan
Andi Sudirman menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran TNI/Polri, Basarnas, BMKG, BPDB, instansi lintas sektoral, serta berbagai organisasi kemanusiaan yang selama ini berkolaborasi dalam penanganan kebencanaan di Sulawesi Selatan.
Menurutnya, kesiapsiagaan merupakan kunci untuk mengurangi risiko dan dampak bagi masyarakat. “Bencana memang tidak bisa kita hindari, tetapi sebagai manusia kita wajib menyiapkan diri. Kesiapsiagaan adalah bentuk ikhtiar kita dalam meminimalkan risiko,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan pelaksanaan apel kesiapsiagaan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh daerah memperkuat koordinasi dan persiapan menghadapi berbagai kemungkinan di akhir tahun.
“Olehnya itu, kami meminta seluruh instansi melihat ini sebagai panggilan kemanusiaan. Tidak peduli siapa pun dan di mana pun saudara kita terdampak, kita wajib hadir memberikan pertolongan,” cetus Andi Sudirman. (*)



