
JAKARTA — Di balik setiap helai paket yang melintasi jalur darat, laut, hingga udara Nusantara, selalu ada kisah humanis yang tak kasat mata. Memasuki usia ke-35 tahun, PT JNE kembali membuktikan komitmennya yang tak sekadar memindahkan barang dari satu titik ke titik lain, melainkan menjembatani aspirasi, harapan, dan kasih sayang masyarakat Indonesia. Melalui ajang tahunan bergengsi JNE Content Competition 2026, ribuan karya kreatif resmi dianugerahi penghargaan tertinggi.
Puncak perhelatan edisi ke-13 yang mengusung tema besar “Bergerak Bersama, Beragam Cerita” tersebut diselenggarakan di Wisma Habibie & Ainun, Jakarta Selatan. Suasana hangat dan penuh apresiasi mewarnai penganugerahan bagi para kreator terbaik Tanah Air yang telah menyisihkan ribuan peserta dari berbagai pelosok negeri.
Antusiasme Luar Biasa: 5.273 Karya dari Seluruh Penjuru Negeri
Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2011, JNE Content Competition telah berkembang menjadi kawah candradimuka bagi para kreator konten, jurnalis, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
Pada edisi 2026 ini, panitia mencatat antusiasme luar biasa dengan total 5.273 karya yang terbagi ke dalam empat kategori utama: karya tulis (writing), fotografi, videografi, dan desain grafis.
Dari ribuan karya yang masuk, sebanyak 77 pemenang terpilih telah diumumkan secara resmi pada 10 Juli 2026 melalui portal JNEWS Online dan kanal media sosial resmi JNE.
Acara penganugerahan yang dipandu oleh MC Suci Patia ini dihadiri oleh jajaran tokoh nasional dan manajemen puncak JNE, termasuk Chairman ILTHABI REKATMA Ilham Akbar Habibie, Presiden Direktur JNE M. Feriadi Soeprapto, serta SVP Marketing Group Head JNE Eri Palgunadi.
Dalam sambutannya, Ilham Akbar Habibie mengapresiasi tinggi langkah konsisten JNE dalam membina talenta muda:
“Saya melihat semangat yang sangat luar biasa dari para kreator muda Indonesia. Kompetisi ini bukan sekadar ajang unjuk bakat, melainkan bukti nyata potensi inovasi bangsa yang sangat besar. Saya sangat mengapresiasi langkah JNE dalam membina kreativitas anak bangsa. Semoga kompetisi ini terus menjadi wadah yang berkelanjutan, melahirkan talenta baru yang akan membawa Indonesia lebih maju di masa depan,” ujarnya.
35 Tahun JNE: Menghubungkan Ekosistem Kreatif dan UMKM
Tema “Bergerak Bersama, Beragam Cerita” terasa sangat reflektif bagi perjalanan 35 tahun JNE. Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, menyampaikan rasa bangga dan harunya atas partisipasi masif masyarakat Indonesia.
“Melihat lebih dari 5.273 karya kreatif masuk dari seluruh penjuru Indonesia, kami merasa sangat terinspirasi. Di usia JNE yang ke-35 tahun, kami mengusung semangat ‘Bergerak Bersama’. Melalui kompetisi ini, kami ingin merayakan beragam cerita, mulai dari perjuangan UMKM, konektivitas jarak, hingga kebahagiaan sederhana yang diantar dalam sebuah paket. Komitmen kami adalah terus menjadi bagian dari ekosistem kreatif Indonesia, mendukung setiap talenta untuk terus tumbuh dan berbagi dampak positif,” tegas Feriadi.
Sisi emosional dari kompetisi ini juga diamini oleh juri kategori Writing Nasional, Maman Suherman. Menurut Maman, para peserta berhasil menerjemahkan tema secara mendalam dan menyentuh.
“Banyak karya yang menyoroti sisi humanis dari setiap kiriman. Ini menegaskan bahwa di balik setiap paket yang diantar, terdapat cerita tentang harapan dan kasih sayang yang saling terhubung. Talenta kreatif Indonesia sungguh luar biasa,” ungkapnya.
Daftar Sorotan Pemenang “Best of The Best” & Kejutan Hadiah Umrah
Puncak kejutan acara terjadi saat penganugerahan gelar tertinggi “Best of The Best”. Dua jurnalis terbaik nasional berhasil membawa pulang hadiah utama berupa perjalanan ibadah umrah:
- Utomo Priyambodo (Jurnalis National Geographic Indonesia) — Juara 1 Writing Jurnalis Regional Jakarta & Banten sekaligus peraih predikat Best of The Best.
- Idris Prasetiawan (Jurnalis Palopopos Fajar) — Juara 1 Photo Jurnalis Regional Sulawesi, Maluku & Papua sekaligus peraih predikat Best of The Best.
Utomo Priyambodo menyampaikan rasa syukurnya atas apresiasi tinggi terhadap karya jurnalistiknya:
“Ini adalah rezeki yang tak terduga. Karya saya tentang inspirasi layanan JNE yang menyentuh sisi kemanusiaan ternyata diapresiasi sejauh ini. Terima kasih JNE, ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus menulis dan memberikan kontribusi inspiratif melalui karya jurnalistik,” tutur Utomo.
Sementara itu, perwakilan pemenang kategori pelajar/mahasiswa dari Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Teza Syahrudin, turut mengekspresikan kegembiraannya. “Saya tidak menyangka karya saya bisa terpilih. Kehadiran saya di acara awarding ini memberikan pengalaman yang tak ternilai dan menjadi pemantik semangat saya untuk terus mengeksplorasi kreativitas di bidang foto,” jelas Teza.
Komitmen Berkelanjutan Menuju Perekonomian Digital
Berdiri sejak tahun 1990, JNE kini tidak hanya dikenal sebagai penyedia jasa pengiriman dan logistik nasional, tetapi juga penyokong utama ekosistem UMKM dan industri kreatif Tanah Air. Lebih dari sekadar kurir ekspres, JNE mengoperasikan jaringan lebih dari 8.000 titik layanan di seluruh Indonesia.
Inovasi berkelanjutan seperti pengiriman makanan khas daerah (PESONA), infrastruktur E-Fulfillment Warehouse Management System, hingga pengoperasian Mega Hub Automatic Sorting Center seluas 4 hektar di area Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi fondasi kuat yang menyokong pertumbuhan ekonomi digital nasional.
Melalui penutupan acara awarding ini, JNE menegaskan komitmennya untuk terus menjadi jembatan bagi setiap individu dalam mewujudkan aspirasi mereka menjadi karya nyata demi kemajuan bangsa. (*)





