Makassar,—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar menyatakan siap dan siaga 24 jam dalam menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem, sebagaimana instruksi langsung Wali Kota Makassar kepada seluruh jajaran pemerintah daerah.
Kesiapsiagaan ini mencakup peningkatan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin kencang, pohon tumbang, serta kejadian darurat di wilayah perairan, yang berisiko meningkat seiring intensitas hujan dan kondisi cuaca yang tidak menentu.
Kepala BPBD Kota Makassar, Dr. H. M. Fadli Tahar, menegaskan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti arahan Wali Kota dengan langkah-langkah konkret di lapangan.
“Instruksi Bapak Wali Kota menjadi atensi serius bagi kami. BPBD Makassar memastikan kesiapsiagaan penuh selama 24 jam, baik dari sisi personel, peralatan, maupun sistem koordinasi lintas sektor. Kami tidak menunggu kejadian, tetapi memastikan seluruh unsur siap bergerak kapan saja,” ujar Dr. H. M. Fadli Tahar.
- Truk Kontainer Parkir di Lorong, Ganggu Aktivitas Warga Jl. Urip Sumoharjo V
- Di Tengah Badai Global, APBN 2025 Buktikan Ketangguhan: Defisit Terkendali 2,92%, Stimulus Capai Rp110 Triliun
- Bukan Hanya Formalitas, BPOM Apresiasi Kebijakan Makassar Atur Penggunaan Antibiotik
- “The Leaders’ Camp”: Strategi Daeng Manye Menyatukan Komando Takalar 2026
- BPBD Makassar Didik Anak-anak Hadapi Bencana Pakai VR
Ia menjelaskan, BPBD Makassar telah menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) secara bergilir, memastikan posko dan call center aktif nonstop, serta menempatkan armada dan peralatan SAR dalam kondisi siap operasi. Koordinasi dengan unsur terkait seperti Basarnas, TNI-Polri, Damkar, dan relawan kebencanaan juga terus diperkuat.
“Cuaca ekstrem ini menuntut kehadiran negara secara nyata. Karena itu, BPBD tidak hanya mengeluarkan imbauan, tetapi memastikan kehadiran personel di lapangan dan respon cepat terhadap setiap laporan masyarakat,” tambahnya.
BPBD Kota Makassar juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di sekitar sungai, waduk, dan wilayah rawan bencana, serta segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat.
Sebagai leading sektor kebencanaan di daerah, BPBD Makassar berkomitmen menjalankan instruksi Wali Kota secara maksimal demi keselamatan dan perlindungan seluruh warga Kota Makassar.
