
PANGKEP,— Tim SAR gabungan berhasil menjangkau lokasi kejadian dan melaksanakan evakuasi pertama dalam operasi pencarian pesawat di kawasan pegunungan Bulusaraung.
Tim awal yang tiba di lokasi terdiri dari 10 personel gabungan, dengan 2 personel berasal dari BPBD Kota Makassar yang memiliki keahlian khusus vertical rescue.
Kedua personel BPBD Makassar tersebut tergabung dalam tim pertama (first in) berkat kompetensi teknik evakuasi vertikal, rope rescue, dan pergerakan medan terjal, sehingga mampu menembus topografi ekstrem di sekitar titik temuan badan pesawat.
- Kantor Baru DWP Diresmikan, Wali Kota Munafri Tekankan Peran Pemberdayaan Keluarga
- DJP Sulselbartra Apresiasi Pemkot Makassar, Munafri Jadi Panutan Lapor SPT Lebih Awal
- Mendag Pantau Pasar Terong hingga Ritel Modern, Harga Pangan Makassar Relatif Terkendali
- Munafri Minta Warga Jaga Ketertiban, Hindari Konvoi Tembak-Tembakan
- Buka Puasa Bersama KKLR, Aliyah Mustika Ilham Sampaikan Komitmen Kebersamaan
“Keahlian ini menjadi faktor penting dalam pelaksanaan asesmen awal, pengamanan jalur, serta evakuasi pertama di lokasi,” Ujar Fadli Thahar, Kepala BPBD Makassar dalam siaran persnya, Selasa (20/1/2026).
Usai melaksanakan tugas tahap awal, seluruh tim dievakuasi menggunakan helikopter TNI Angkatan Udara, dan selanjutnya akan diterbangkan kembali menuju area badan pesawat untuk melanjutkan operasi SAR lanjutan, khususnya pada sektor yang membutuhkan teknik vertical rescue.
Keterlibatan personel BPBD Kota Makassar dengan kemampuan teknis khusus ini menegaskan kesiapsiagaan serta kontribusi nyata BPBD dalam operasi kemanusiaan berisiko tinggi.
Operasi SAR gabungan hingga saat ini masih terus berlanjut, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan efektivitas tindakan di lapangan. (*)




bravo tim sar, bpbd, tni, polri, dan relawan lainnya
semangat bro. semoga cepat ditemukan.
semoga cepat ditemukan korban lainnya. tetap semangat. dan keep safe.