
PANGKEP,— Tim SAR gabungan berhasil menjangkau lokasi kejadian dan melaksanakan evakuasi pertama dalam operasi pencarian pesawat di kawasan pegunungan Bulusaraung.
Tim awal yang tiba di lokasi terdiri dari 10 personel gabungan, dengan 2 personel berasal dari BPBD Kota Makassar yang memiliki keahlian khusus vertical rescue.
Kedua personel BPBD Makassar tersebut tergabung dalam tim pertama (first in) berkat kompetensi teknik evakuasi vertikal, rope rescue, dan pergerakan medan terjal, sehingga mampu menembus topografi ekstrem di sekitar titik temuan badan pesawat.
- Forum Alumni Sastra UMI Tuntut Investigasi Tuntas Kekerasan di Kampus UMI
- Tak Terlihat Publik, Ini Tugas Senyap Petugas Haji di Drop Baggage Zone Madinah
- Kloter 5 Embarkasi Makassar Terbang ke Madinah Malam Ini, Didominasi Perempuan
- Tips untuk Jemaah Haji Indonesia 2026 Selama di Tanah Suci
- Sudah 15.349 Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Arab Saudi
“Keahlian ini menjadi faktor penting dalam pelaksanaan asesmen awal, pengamanan jalur, serta evakuasi pertama di lokasi,” Ujar Fadli Thahar, Kepala BPBD Makassar dalam siaran persnya, Selasa (20/1/2026).
Usai melaksanakan tugas tahap awal, seluruh tim dievakuasi menggunakan helikopter TNI Angkatan Udara, dan selanjutnya akan diterbangkan kembali menuju area badan pesawat untuk melanjutkan operasi SAR lanjutan, khususnya pada sektor yang membutuhkan teknik vertical rescue.
Keterlibatan personel BPBD Kota Makassar dengan kemampuan teknis khusus ini menegaskan kesiapsiagaan serta kontribusi nyata BPBD dalam operasi kemanusiaan berisiko tinggi.
Operasi SAR gabungan hingga saat ini masih terus berlanjut, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan efektivitas tindakan di lapangan. (*)






bravo tim sar, bpbd, tni, polri, dan relawan lainnya
semangat bro. semoga cepat ditemukan.