MAKASSAR, -– Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar mengukuhkan komitmen strategisnya menuju World Class University (WCU) dengan resmi ditetapkan sebagai pengelola Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) Tahun 2026. Penunjukan ini menjadikan UMI sebagai satu-satunya perguruan tinggi swasta di kawasan Indonesia Timur yang dipercaya pemerintah untuk menyelenggarakan program beasiswa penuh bagi mahasiswa asing dari negara-negara berkembang.
Penetapan tersebut didasarkan pada Surat Pengumuman Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI Nomor 0409/B3/KM.00.01/2026 tertanggal 23 Januari 2026, tentang hasil seleksi proposal perguruan tinggi pengelola baru Beasiswa KNB.
- Update Klasemen Liga Inggris: Brighton Puncak, MU Tercecer
- Besok 25 Agustus Libur Maulid, Tak Ada Cuti Bersama di Hari Kejepit
- Klasemen Liga Spanyol 2026/2027: Barcelona Tembus Empat Besar
- Hasil Elche Vs Barcelona 0-5: Pesta Gol Debut Adeyemi & Gordon, Ini Statistiknya!
- MTQ KORPRI Nasional 2026: Makassar Sambut 1.173 Peserta Kafilah
Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan pemerintah. “Alhamdulillah, kami menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Dirjen Diktiristek terhadap UMI sebagai pengelola Beasiswa KNB,” ujarnya di ruang kerjanya, Jumat (26/1).
Lebih lanjut, Guru Besar Fakultas Hukum UMI itu menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian integral dari agenda internasionalisasi kampus. Civitas akademika UMI, sebutnya, terus memperluas jejaring global, mengimplementasikan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE), dan membangun atmosfer akademik berbasis inovasi riset.
“Penerimaan mahasiswa internasional ini diarahkan untuk membangun ekosistem pendidikan tinggi berstandar global, berbasis keunggulan akademik, riset, dan pengabdian masyarakat yang berorientasi World Class University,” tegas Rektor.
Sementara itu, Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) UMI, Ir. Hj. Setyawati Yani, M.T., Ph.D., menjelaskan bahwa Beasiswa KNB merupakan beasiswa penuh dari Pemerintah Indonesia untuk mahasiswa asing (S1, S2, S3) dari negara berkembang. Melalui program ini, UMI membuka akses pendidikan pada program studi unggulan yang telah terakreditasi minimal Baik Sekali (B).
“Program studi didukung oleh dosen berkualifikasi internasional, kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan global, serta layanan kemahasiswaan yang inklusif dan berwawasan internasional,” papar Setyawati Yani.
Dosen Fakultas Teknologi Industri UMI itu menyatakan optimisme bahwa penunjukkan ini akan memperkuat peran UMI sebagai pusat pengembangan SDM global dari Indonesia Timur, sekaligus mengukuhkan konsistensi kampus dalam perjalanan menuju WCU.
Proses seleksi Beasiswa KNB di UMI rencananya akan dimulai pada awal Februari 2026. Calon mahasiswa internasional diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti seleksi tersebut.

