
PINRANG,–Dekan Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan (FSIKP) UMI, Dr. Nurjannah Abna, M.Si., menyempatkan diri berdialog langsung dengan para mahasiswa dan dosen pembimbing di lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa di Kabupaten Pinrang.
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda rutin pimpinan UMI, yang melibatkan Ketua Pembina, Pengurus Yayasan, Rektor, Wakil Rektor, serta Anggota Senat Akademik. Tujuannya, selain mempererat silaturahmi, juga untuk memberikan arahan dan motivasi strategis kepada mahasiswa yang sedang menjalani pengabdian selama satu bulan penuh di tengah masyarakat Pinrang.
Dalam kesempatan tersebut, Nurjannah Abna menekankan pentingnya integritas dan etika selama melaksanakan KKN. “Kehadiran adik-adik mahasiswa KKN, khususnya dari FSIKP UMI, diharapkan tidak hanya sebatas menjadi pelaksana program kerja. Lebih dari itu, harus mampu memberikan kemanfaatan nyata serta menjadi teladan di lingkungan tempat kalian mengabdi,” pesannya di hadapan mahasiswa.
Dekan yang juga merupakan alumni Fakultas Sastra UMI ini melanjutkan, KKN adalah momen untuk menerapkan ilmu dari bangku kuliah ke dalam konteks kehidupan riil. Ia berharap pengalaman ini menjadi proses pembelajaran kontekstual yang berharga bagi pengembangan akademik dan kepribadian mahasiswa ke depan.
“Tinggalkanlah kesan positif di hati masyarakat Pinrang. Itu yang utama,” tegasnya.
Kolaborasi dan Solidaritas: Kunci Keberhasilan Program KKN
Lebih lanjut, Nurjannah Abna menyoroti pentingnya kerja sama tim yang solid antar mahasiswa KKN. Ia mendorong agar setiap program dirancang berdasarkan kebutuhan riil masyarakat dan disesuaikan dengan keahlian masing-masing bidang ilmu.
“Duduklah bersama, diskusikan, dan susun kegiatan yang benar-benar berbasis kebutuhan warga. Saling menguatkan sebagai satu tim adalah kunci agar seluruh program dapat terlaksana secara optimal, harmonis, dan berdampak maksimal,” ujarnya memberikan arahan.
Kunjungan pimpinan UMI ini diharapkan dapat memacu semangat para mahasiswa KKN untuk lebih kreatif dan inovatif dalam merancang program kerja. Dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis kebutuhan, diharapkan KKN Tematik UMI di Pinrang tidak hanya memenuhi target administratif, tetapi benar-benar memberikan solusi dan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
Program KKN UMI di Kabupaten Pinrang sendiri mencakup berbagai bidang, seperti pendidikan, pelatihan keterampilan, literasi media, dan pemberdayaan masyarakat, yang melibatkan mahasiswa dari berbagai fakultas, dengan FSIKP sebagai salah satu kontributor utama. (*)






