
MAKASSAR – Atmosfer intelektual memenuhi Aula Hidjaz Fakultas Hukum (FH) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Sabtu (31/1/2026). Sebanyak 16 tim debat terbaik dari SMA/SMK/MA sederajat se-Sulawesi Selatan berkumpul untuk beradu gagasan dalam ajang Arena (Aspirasi Gerakan Dalam Nuansa Prestasi) Volume V.
Kompetisi bergengsi yang diinisiasi oleh Forum Intelektual Study Club (FOISC) FH UMI ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 31 Januari hingga 2 Februari 2026, dengan mengusung tema filosofis: “Words with Reason, Voice with Soul: Kata Yang Bernalar, Suara Yang Berjiwa”.
- Desa Sejahtera Astra Temon Pacitan Tembus Pasar Global: Ekspor Gula Aren Organik ke Malaysia, Belanda, dan Australia
- Penjualan Mobil Nasional Januari 2026 Tembus 66.446 Unit, Astra Kuasai 52% Pangsa Pasar
- JNE Berikan Bonus Puluhan Juta untuk Skuad Cosmo JNE FC yang Berprestasi Membela Timnas di Ajang Asia
- JNE Resmi Jadi Official Logistics Partner di International Diecast Show 2026, Hadirkan Larry Wood dan Program Menarik
- Ribuan Pelajar Padati Olympicad, Appi Optimistis Lahir Pemimpin Bangsa
Dekan FH UMI: Debat Adalah Pertemuan Nalar dan Etika
Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Hukum UMI, Prof. Dr. H. Muhammad Rinaldy Bima, SH., MH. Dalam sambutannya, ia menyambut hangat para peserta yang telah lolos seleksi ketat.
“Debat ilmiah adalah ruang lahirnya gagasan besar. Ini adalah tempat di mana nalar, etika, dan keberanian berpikir bertemu. Kami berharap ajang ini melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas dan kritis, tapi juga berintegritas,” tegas Prof. Rinaldy.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut jajaran pimpinan fakultas, antara lain Wakil Dekan II Dr. Mohammad Arif, SH., MH., Wakil Dekan IV Dr. Sahban, SH., MH., serta Presiden BEM FH UMI Andi Riskullah Annang Nirwan.
Bukan Sekadar Menang-Kalah
Presiden BEM FH UMI, Andi Riskullah, mengingatkan peserta bahwa esensi debat bukan sekadar menjatuhkan lawan. “Kalian adalah generasi pembawa perubahan. Tunjukkan bahwa argumen kalian memiliki dasar logika yang kuat dan tetap menjunjung tinggi etika,” pesannya.
Hal senada disampaikan Ketua Umum FOISC, Naufal Ahmad Al-Hikam, yang menekankan pentingnya sportivitas. “Arena bukan sekadar ajang mencari menang atau kalah, tetapi sarana belajar menghargai perbedaan pendapat,” ujarnya.
Saring 88 Peserta, Hadirkan Juri Nasional
Ketua Panitia, Adelia Fidika Sari, melaporkan bahwa persaingan menuju panggung utama ini sangat ketat. Dari total 88 peserta yang mendaftar, panitia melakukan seleksi ketat melalui pengiriman video hingga tersaring 16 tim terbaik.
“Untuk menjaga kualitas kompetisi, kami menghadirkan 11 Dewan Juri yang terdiri dari akademisi, profesional, juri terakreditasi, hingga alumni UMI yang telah berprestasi di kancah debat nasional,” jelas Adelia.
Daftar 16 Tim Sekolah yang Lolos ke Babak Utama ARENA Vol. V:
Berikut adalah sekolah-sekolah yang siap bertarung gagasan di Aula Hidjaz FH UMI:
- Arunika (SMAN 13 Bone)
- Detersma 2 (MAN 1 Makassar)
- Debatologi (SMAS Athirah Bone)
- Baka Pitue (SMAN 7 Pinrang)
- Detersma 1 (MAN 1 Makassar)
- Hastara (SMAN 13 Bone)
- Amerta (SMAN 5 Makassar)
- BJ Habibie (SMAN 1 Parepare)
- Detersma 3 (MAN 1 Makassar)
- Asd Tan Malaka (SMAN 5 Parepare)
- Masdibrata (MAS DDI Baru Baru Tanga)
- Asd Baharuddin Lopa (SMAN 5 Parepare)
- Gijomon (SMA Zion Makassar)
- Smanses (SMAN 11 Maros)
- Sampulo Akkana (SMAN 10 Makassar)
- Santri Yasrib Berdebat (MAS PP Yasrib Lapanung) (*)






