Site icon macassar.id

Terhenti di 32 Besar BWF 2026, Raymond/Joaquin Akui Belum Capai Performa Terbaik

Raymond Indra - Nikolaus Joaquin

NEW DELHI — Langkah ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, harus terhenti pada babak 32 besar ajang Kejuaraan Dunia BWF 2026.

Pasangan unggulan ke-12 tersebut dipaksa mengakui keunggulan ganda putra Malaysia, Junaidi Arif/Yap Roy King, melalui kekalahan straight game 16-21, 19-21 di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi.

Kekalahan ini menjadi catatan evaluasi mendalam bagi Raymond/Joaquin mengingat performa mereka yang belum kembali ke tingkat optimal dalam beberapa turnamen terakhir.

Momen Krusial Tikungan Delapan Poin

Sejatinya, Raymond/Joaquin tampil cukup menjanjikan pada awal gim pertama dengan memimpin kedudukan 16-13. Namun, kelenggapan di poin-poin kritis membuat pasangan Malaysia meraih delapan angka beruntun untuk membalikkan keadaan sekaligus mengamankan gim pertama.

Situasi serupa kembali terulang di gim kedua, di mana tekanan lawan gagal diredam hingga menyegel kemenangan untuk pasangan Malaysia.

Poin-poin evaluasi utama dari kedua pemain meliputi:

Evaluasi Pemain Usai Pertandingan

Usai laga, Raymond Indra mengungkapkan rasa ketidakpuasannya atas hasil yang didapat meski telah melakukan persiapan matang selama sesi latihan.

“Puji Tuhan tidak ada cedera apapun, tetapi memang belum dikasih kemenangan. Pastinya kami tidak puas dengan hasil ini, kami merasa belum menemukan lagi performa terbaik. Persiapan di latihan sudah berjalan baik dan kami selalu memberikan yang semaksimal mungkin,” ujar Raymond.

Sementara itu, Nikolaus Joaquin menyoroti masalah konsistensi permainan saat timnya berada dalam posisi unggul.

“Tadi sudah unggul 16-13 di gim pertama tetapi mereka langsung mendapat delapan poin beruntun. Kami seringkali seperti ini dan belum ketemu formula untuk memperbaikinya. Namun, kami yakin bisa menemukan jalan keluar. Di beberapa turnamen terakhir hasilnya menurun drastis, tetapi kami mau pelan-pelan naik lagi,” tegas Joaquin. (*)

Exit mobile version