Jakarta — Langkah awal Manchester United pada laga pembuka Liga Inggris berujung nestapa. Bertandang ke MKM Stadium, Setan Merah dipaksa menyerah 0-2 dari tim promosi Hull City. Hasil ini menjadi kejutan besar mengingat United datang dengan rasa percaya diri tinggi usai finis di peringkat ketiga musim sebelumnya di bawah kendali Michael Carrick.
Bagi Hull City, kemenangan ini terasa sangat manis. Dikutip dari BBC, setelah sembilan tahun absen dari kasta tertinggi kompetisi sepak bola Inggris, anak asuh Sergej Jakirovic menandai kembalinya mereka ke Premier League lewat performa disiplin dan efisien.
Dua Bek Hull City Jadi Pahlawan Kemenangan
Tuan rumah langsung menggebrak sejak awal babak pertama. Kehadiran pemain-pemain baru seperti kiper Konstantinos Tzolakis, winger Elliot Stroud, dan bek Nobel Mendy memberikan suntikan energi segar bagi permainan The Tigers.
Keunggulan Hull City tercipta melalui kontribusi luar biasa dari barisan pertahanan mereka:
- Gol Pertama Semi Ajayi: Berawal dari sepakan Oli McBurnie yang berhasil ditepis kiper Man Utd, Senne Lammens, hingga mengenai tiang gawang. Bola liar (rebound) langsung disambar dengan tembakan keras oleh Semi Ajayi untuk memecah kebuntuan.
- Gol Kedua Nobel Mendy: Pada menit ke-38, eksekusi bola mati Regan Slater mengirimkan umpan silang akurat ke dalam kotak penalti. Nobel Mendy yang memenangi duel udara sukses mengarahkan sundulan tajam yang gagal dijangkau Lammens.
Skor 2-0 untuk keunggulan tuan rumah bertahan hingga babak pertama usai, membuat tim tamu berada dalam posisi yang sangat tertekan.
Kembalinya Marcus Rashford Tak Mampu Patahkan Kebuntuan
Menghadapi situasi tertinggal dua gol, Michael Carrick merespons dengan memasukkan Marcus Rashford di awal babak kedua menggantikan Patrick Dorgu. Laga ini menjadi penampilan perdana Rashford bersama klub masa kecilnya sejak Desember 2024 setelah menyelesaikan masa peminjaman di Barcelona.
Tak berhenti di situ, Carrick juga menarik keluar dua gelandang anyarnya, Andrey Santos dan Youri Tielemans, yang tampil kurang maksimal di babak pertama. Posisi mereka digantikan oleh Kobbie Mainoo dan penyerang Benjamin Sesko untuk menambah daya gedor.
Kendati terus mengurung pertahanan lawan, alur serangan Setan Merah selalu mentok. Hull City tampil sangat rapat dalam menggalang lini belakang, memaksa para pemain United melakukan spekulasi dari luar kotak penalti.
Dominasi Penguasaan Bola Tanpa Hasil Efektif
Memasuki 15 menit terakhir pertandingan, serangan bertubi-tubi dilancarkan oleh Bruno Fernandes dan kawan-kawan. Kendati demikian, penjaga gawang Hull City, Konstantinos Tzolakis, tampil impresif di bawah mistar dengan menggagalkan sejumlah peluang emas, termasuk tembakan berbahaya dari Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha.
Statistik pertandingan menunjukkan ketimpangan yang cukup mencolok:
- Penguasaan Bola (Ball Possession): Manchester United mendominasi hingga 72 persen.
- Total Tembakan (Total Shots): Anak asuh Carrick melepaskan 21 tembakan, namun hanya sedikit yang benar-benar mengancam gawang lawan.
- Hasil Akhir: Tidak ada gol yang tercipta bagi tim tamu hingga peluit panjang dibunyikan.
Kekalahan ini mencatatkan rekor kelam bagi Manchester United, di mana untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka menelan kekalahan dari tim promosi pada laga pembuka musim Liga Inggris.

