MAKASSAR — Kota Makassar kembali membuktikan kapasitasnya sebagai destinasi utama penyelenggaraan ajang berskala nasional. Asosiasi Klinik Indonesia (ASKLIN) secara resmi memilih ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan ini sebagai lokasi penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ASKLIN 2026.
Kepastian pelaksanaan agenda dua tahunan tersebut mengemuka saat Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi jajaran Pengurus ASKLIN Sulawesi Selatan di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Makassar pada Rabu (26/8/2026). Pertemuan resmi ini berfokus pada pembahasan matang mengenai kesiapan teknis serta dukungan pemerintah daerah demi menyukseskan perhelatan yang akan berlangsung pada 21–22 November 2026 mendatang.
Hadirkan Ratusan Dokter dan Pengelola Klinik Se-Indonesia
Ketua ASKLIN Sulawesi Selatan, dr. Kasmawati TZ Basalamah, MHA., Sp. KKLP, bersama rombongan pengurus menyampaikan bahwa kepercayaan menjadikan Makassar sebagai tuan rumah merupakan momentum berharga. Rakernas ASKLIN diperkirakan bakal mendatangkan sekitar 500 peserta dari berbagai penjuru tanah air.
Kedatangan ratusan delegasi ini tidak hanya menjadi pendorong kemajuan sektor medis, melainkan juga diyakini sanggup memicu efek berganda (multiplier effect) terhadap industri pariwisata, perhotelan, hingga Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal di Makassar.
Poin Kunci Penyelenggaraan Rakernas ASKLIN 2026:
- Tanggal Pelaksanaan: 21–22 November 2026.
- Lokasi Acara: Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
- Target Peserta: 500 peserta dari pengurus dan pemilik klinik se-Indonesia.
- Potensi Dampak: Penguatan ekosistem kesehatan dan stimulasi ekonomi-pariwisata lokal.
Pemkot Makassar Tegaskan Kesiapan Dukung Rakernas ASKLIN 2026
Menanggapi rencana besar tersebut, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menyambut hangat dan mengapresiasi penunjukan Makassar sebagai tuan rumah perhelatan nasional medis ini. Menurutnya, Pemerintah Kota Makassar berkomitmen penuh untuk memfasilitasi kebutuhan penyelenggaraan agar acara berjalan aman, lancar, dan berkesan bagi para delegasi.
“Kota Makassar menyambut terbuka seluruh peserta Rakernas ASKLIN 2026. Pemerintah Kota Makassar siap memberikan dukungan optimal agar seluruh rangkaian acara berlangsung sukses dan memberikan impresi positif bagi para tamu dari berbagai daerah,” tegas Aliyah Mustika Ilham.
Ia menambahkan, perhelatan nasional ini menjadi pendorong strategis untuk memperkuat posisi Makassar sebagai kota Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) terdepan di Indonesia Timur, sekaligus merajatkan sinergi antara dunia kesehatan dan industri pariwisata daerah.
Sinergi Strategis Ratusan Fasilitas Kesehatan Swasta
Saat ini, Kota Makassar mencatatkan keberadaan sekitar 270 klinik kesehatan yang aktif beroperasi. Keberadaan ratusan fasilitas kesehatan tersebut menjadikan peran ASKLIN sangat vital dalam menyelaraskan standar pelayanan medis swasta dengan program kesehatan milik pemerintah kota.
Audiensi ini turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Ahmad Asy’Arie, yang mendampingi jajaran teras Pengurus ASKLIN Sulawesi Selatan. Di antara jajaran pengurus yang hadir yaitu Wakil Ketua dr. Suraedah Alamin Ali, M.Sc., Sekretaris dr. Darul Yakin, Bendahara dr. Elisabeth Susana, M.Biomed, serta jajaran Bidang Pengembangan Ilmiah, dr. Rabiatul Amina, M.Biomed.
Dengan kolaborasi lintas sektor yang kian solid ini, Pemkot Makassar optimistis Rakernas ASKLIN 2026 tidak sekadar sukses secara organisatoris, namun juga mampu memperkokoh ekosistem layanan kesehatan yang inklusif serta semakin mempertegas reputasi Makassar sebagai kota yang siap menggelar berbagai event kelas atas. (*)

