Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang diselenggarakan oleh keluarga besar DPP Kerukunan Keluarga Daerah Barru (KKDB). Acara tersebut berlangsung khidmat di Gedung Graha Pena, Makassar, pada Minggu (30/8/2026).
Kegiatan maulid ini dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Majelis Taklim Al-Barru Rahim KKDB yang kini resmi dipimpin oleh Rosdiana Amir sebagai Ketua Majelis Taklim.
Sejumlah tokoh penting hadir dalam acara ini, antara lain Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, Sekretaris Daerah Kabupaten Barru Andi Syarifuddin, Ketua Umum DPP KKDB M. Tahir Burhan, pengusaha nasional asal Barru Aksa Mahmud, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Makassar.
Merawat Silaturahmi Tanpa Memandang Batas Kesibukan
Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Appi tersebut memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi KKDB dalam merawat persaudaraan warga Barru di perantauan. Ia menegaskan bahwa silaturahmi merupakan fondasi utama untuk membangun kepedulian sosial di tengah kesibukan perkotaan.
”Hubungan sebagai sesama masyarakat Barru tidak boleh terputus hanya karena perbedaan profesi, kesibukan, maupun lokasi tempat tinggal. Kalau bukan kita sesama di dalam satu rumpun keluarga ini, siapa lagi yang harus saling membantu,” ujar Appi.
Secara khusus, Munafri meneladani sosok Aksa Mahmud yang dinilainya tetap rendah hati dan konsisten menjaga ikatan kekeluargaan dengan masyarakat Barru, meskipun memiliki jaringan bisnis serta aktivitas yang meluas hingga tingkat internasional.
Pentingnya Pendidikan Adab dan Karakter dari Rumah Tangga
Selain aspek silaturahmi, Munafri menaruh harapan besar pada kepengurusan Majelis Taklim Al-Barru Rahim yang baru dilantik. Menurutnya, majelis taklim memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam membina mental dan spiritual warga Kota Makassar.
Ia menyoroti pentingnya penguatan karakter dan pendidikan akhlak bagi generasi muda yang harus dimulai dari lingkungan keluarga terdekat.
”Saya berharap Majelis Taklim ini dapat menjadi bagian suportif dalam pembangunan masyarakat. Sangat penting bagi kita saat ini untuk mengembalikan pendidikan adab yang dimulai dari rumah tangga untuk anak-anak kita. Kecerdasan intelektual tanpa benteng akhlak yang kuat tidak akan cukup,” tegas Appi.
Menutup arahannya pada momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut, Munafri mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa menjadikan Rasulullah SAW sebagai satu-satunya teladan utama dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (*)

