Makassar — Penjualan buku Jelajah Hijau di Pantai Losari mendapat banyak perhatian dari publik. Dinas Pendidikan Kota Makassar dituding memaksakan menjual buku tersebut ke sekolah-sekolah. Hal itu sudah dibantah oleh Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Achi Soleman, Senin (31/8/2026). Apa dan bagaimanakah buku Jelajah Hijau di Pantai Losari itu?
Buku Edukasi Lingkungan
Buku ini bukanlah buku wajib atau buku pelajaran di sekolah. Namun, buku ini dapat digunakan sebagai referensi untuk anak usia dini. Buku ini mengandung edukasi yang sejalan dengan berbagai program edukasi lingkungan, seperti pemilahan dan pengelolaan sampah, kebersihan lingkungan, serta pengenalan urban farming kepada anak-anak. Konten buku ini dirancang untuk memberikan pemahaman sederhana namun bermakna tentang pentingnya menjaga lingkungan.
Achi Soleman mengatakan buku “Jelajah Hijau di Pantai Losari” adalah bagian dari upaya peningkatan literasi dan edukasi lingkungan, bukan kewajiban pembelian yang membebani siswa.
Buku ini menjadi koleksi perpustakaan sekolah.
Ditulis Oleh Melinda Aksa
Buku yang tengah banyak diperbincangkan ini merupakan buku literasi lingkungan yang ditulis oleh Melinda Aksa, Bunda PAUD Kota Makassar yang juga selaku Ketua Dewan Lingkungan Makassar dan Ketua TP PKK Makassar.
Buku ini diluncurkan di Lapangan Karebosi bertepatan dengan momen peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Peluncuran dilaksankan oleh Dinas Pendidikan Kota Makassar bersama Penerbit Erlangga.
secara resmi meluncurkan karya literasi terbaru berjudul Jelajah Hijau Pantai Losari. Buku hasil karya Ibu Melinda Aksa selaku Bunda PAUD Kota Makassar dan Ketua TP PKK Makassar ini diperkenalkan dalam sebuah prosesi peluncuran di Lapangan Karebosi, Makassar.
Acara peluncuran ini menjadi bagian penting dari rangkaian upacara Hardiknas 2026 di Kota Makassar. Kehadiran buku ini diharapkan dapat memperkaya literasi lokal, sekaligus memberikan edukasi mengenai kekayaan lingkungan dan ikon kota bagi para generasi muda di Sulawesi Selatan.
Tidak hanya itu, kegiatan ini juga disaksikan oleh para Kepala Sekolah tingkat TK, SD, hingga SMP, serta jajaran pejabat tinggi lainnya di lingkup Pemerintah Kota Makassar. Kehadiran para tenaga pendidik ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam upaya meningkatkan minat baca di lingkungan sekolah.
Dalam beberapa kesempatan Melinda sering menggunakan buku ini untuk mengedukasi anak terkait lingkungan. Seperti yang dilakukan pada saat memperingati hari anak nasional di Gedung Balai Manunggal Makassar Rabu (29/7/2026) lalu.
Melinda duduk memangku buku cerita Jelajah Hijau Pantai Losari dan membacakannya kepada anak-anak yang hadir. (*)

