Makassar — Apple secara resmi memperkenalkan perangkat layar lipat pertamanya, iPhone Duo. Peluncuran ini menjadi momentum bersejarah sekaligus perombakan desain paling radikal pada lini iPhone sejak mendiang Steve Jobs memperkenalkan generasi perdana pada tahun 2007 silam.
Berdasarkan situs resmi Apple, Harga iPhone Duo secara resmi dimulai dari 1.999 dollar AS atau setara Rp 35,1 juta untuk varian dasar dengan kapasitas penyimpanan 256 GB. Nominal tersebut menobatkan iPhone Duo sebagai ponsel pintar dengan harga awal paling mahal dalam sejarah peluncuran produk Apple.
Bagi konsumen yang menginginkan performa maksimal, Apple menyediakan varian tertinggi berkapasitas 2 TB yang dilepas ke pasaran dengan harga 3.199 dollar AS atau menembus angka Rp 56,3 juta (asumsi kurs Rp 17.600 per dollar AS).
Faktor utama di balik tingginya banderol iPhone Duo adalah krisis pasokan dan lonjakan harga komponen chip memori global. Masifnya perkembangan industri kecerdasan buatan (AI) membuat perusahaan-perusahaan teknologi dunia memborong pasokan chip memori untuk infrastruktur server mereka. Dampaknya, rantai pasok komponen untuk perangkat konsumen menjadi sangat terbatas sehingga memicu kenaikan biaya manufaktur secara drastis.
Masa pemesanan awal (pre-order) dibuka secara global mulai 16 Oktober 2026 pukul 19.00 WIB. Sementara itu, pengiriman unit pertama dan ketersediaan langsung di toko fisik akan dimulai pada 23 Oktober 2026.
Saat dibeberkan secara penuh, iPhone Duo menyajikan layar dalam berukuran 7,6 inci bertipe Super Retina XDR. Bentang layar ini 50 persen lebih luas jika dibandingkan dengan layar milik iPhone 18 Pro Max. Luasnya layar dalam memberikan pengalaman multitasking dan konsumsi media yang jauh lebih imersif. Menariknya, dalam posisi terbuka, perangkat ini mengklaim predikat sebagai iPhone dengan bodi paling tipis yang pernah diproduksi Apple.
Ketika dilipat, pengguna dapat memanfaatkan layar luar berukuran 5,4 inci yang mencakup 90 persen dari proporsi layar iPhone 18 Pro. Apple merancang kedua layar dengan aspek rasio yang identik. Rekayasa presisi ini memastikan tampilan aplikasi dan konten visual tidak akan mengalami distorsi atau perubahan bentuk saat pengguna membuka maupun menutup perangkat.
Keunggulan sektor visual dan daya tahan bodi iPhone Duo meliputi:
Teknologi Lapisan Nano-Texture: Layar dalam dilapisi kaca matte khusus yang efektif meminimalkan pantulan cahaya luar sekaligus menyamarkan bekas lipatan engsel (crease).
Fitur Layar Flagship: Kedua layar sudah mendukung fitur ProMotion dengan refresh rate adaptif, Always On Display, serta tingkat kecerahan puncak (peak brightness) hingga 3.000 nits untuk kenyamanan penggunaan di bawah terik matahari.
Konstruksi Bodi Premium: Rangka utama mengadopsi material Titanium Grade 5. Komponen engselnya dibuat secara presisi menggunakan teknik cetak 3D yang merangkai lebih dari 100 komponen mikroskopis.
Proteksi Kaca Terkuat: Bodi belakang dilapisi Ceramic Shield, sementara layar luar menggunakan Ceramic Shield 2 yang memiliki daya tahan gores tiga kali lipat lebih kuat dari generasi sebelumnya.
Sertifikasi Ketahanan Air & Debu: Mengantongi peringkat IP68 yang lolos uji perendaman air hingga kedalaman 6 meter selama 30 menit.
Perubahan bentuk fisik ponsel juga mendorong Apple merancang ulang sistem biometrik. Modul Touch ID kini dipindahkan dan terintegrasi secara mulus pada tombol daya di bagian samping bodi. Sistem sensor ini mendukung perekaman lebih dari satu sidik jari dan tetap dapat dibuka secara otomatis melalui sinkronisasi Apple Watch.
Guna menunjang produktivitas kerja pengguna, Apple mengonfirmasi bahwa iPhone Duo akan mendukung penggunaan aksesori Apple Pencil berbasis koneksi USB-C, yang dijadwalkan meluncur secara resmi sebelum akhir tahun ini. (*)

