Site icon macassar.id

 Makassar Raih 2 Penghargaan Kemendagri 2026 & Bantuan Rp1,5 M

Penghargaan Kemendagri 2026

Wali Kota MAkassar, Munafri ARifuddin menerima pengargaan Kemendagri 2026, Jumat (19/9/2026) malam.

Makassar – Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin kembali mengukir prestasi manis di tingkat nasional. Pemkot Makassar sukses membawa pulang dua penghargaan bergengsi dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung pada acara puncak yang berlangsung di Hotel Claro Makassar, Jumat (18/9/2026) malam. Pemkot Makassar dinilai berhasil mengimplementasikan program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pada sektor penyediaan hunian layak dan pemerataan layanan pendidikan.

Dua Penghargaan Bergengsi untuk Sektor Hunian dan Pendidikan

Dalam ajang nasional ini, Kota Makassar mendominasi pada dua kategori utama. Kategori pertama adalah Implementasi Program 3 Juta Rumah, sementara kategori kedua adalah Akses terhadap Layanan Dasar Pendidikan.

Wali Kota Makassar yang akrab disapa Appi menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Menurutnya, penghargaan dari Kemendagri ini menjadi indikator penting bahwa program-program pelayanan dasar yang dijalankan Pemkot Makassar terbukti dirasakan langsung manfaatnya oleh publik.

Bantuan Bedah 300 Unit Rumah Tidak Layak Huni

Pada kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah, Pemkot Makassar mengamankan alokasi program perbaikan hunian sebanyak 300 unit rumah tidak layak huni (RTLH). Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) agar memiliki tempat tinggal yang aman dan kondusif.

Setiap unit rumah diperkirakan akan menerima suntikan dana perbaikan sekitar Rp20 juta hingga Rp30 juta. Selain menyasar perbaikan fisik bangunan, apresiasi ini juga diberikan atas langkah progresif Pemkot Makassar dalam memberikan kemudahan regulasi. Kemudahan tersebut mencakup percepatan izin pembangunan serta penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Dana Hibah Rp1,5 Miliar untuk Pemerataan Pendidikan Kepulauan

Sementara itu, dari kategori Akses terhadap Layanan Dasar Pendidikan, Pemkot Makassar berhasil mengamankan bantuan dana sebesar Rp1,5 miliar. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas komitmen Pemkot Makassar dalam mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan hingga ke wilayah terpencil.

Appi menjelaskan bahwa penilaian indikator pendidikan ini mencakup banyak variabel penting. Di antaranya adalah ketersediaan dan pemerataan tenaga pendidik, kelengkapan sarana infrastruktur sekolah, tingkat literasi dan numerasi, hingga pemberian insentif khusus bagi guru di kawasan kepulauan. Wilayah kepulauan di Makassar selama ini memiliki tantangan geografis yang cukup kompleks dibanding area daratan.

Penyerahan trofi dilakukan oleh para pejabat tinggi negara. Penghargaan sektor pendidikan diserahkan oleh Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago. Sedangkan penghargaan kategori perumahan diserahkan oleh Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi.

Meski meraih apresiasi tinggi dari pemerintah pusat, Appi mengingatkan seluruh jajaran instansi di Pemkot Makassar agar tidak cepat berpuas diri. Mantan CEO PSM Makassar tersebut menegaskan bahwa pencapaian ini harus dijadikan batu loncatan untuk mengevaluasi dan terus membenahi sektor layanan publik lainnya yang masih membutuhkan perbaikan. (*)

Exit mobile version