Site icon macassar.id

H Badris Salam Siap Hadapi Musda REI Sulsel, Bawa Agenda Penguatan Organisasi

H Badris Salam

H Badris Salam

MAKASSAR — Bakal Calon Ketua Real Estat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan, H Badris Salam, menyatakan kesiapannya menghadapi Musyawarah Daerah (Musda) REI Sulsel.

H Badris Salam mengatakan persiapan administrasi pencalonannya telah dilakukan. Ia juga menyebut telah menyiapkan uang Rp300 juta yang menjadi bagian dari persyaratan yang ditanyakan dalam wawancara, Senin (21/9/2026).

“Alhamdulillah semuanya itu ya kita sudah siapkan kemarin, apalagi kan memang kita sudah ada beberapa informasi. Jadi persiapan-persiapan baik dari administrasi kita sudah siapkan,” kata Badris.

Terkait dukungan voter, Badris menyebut saat ini terdapat sekitar 230 voter yang berada dalam barisan pendukungnya. Ia berharap jumlah tersebut masih dapat bertambah hingga mencapai 250 voter.

Menurut dia, para voter tersebut memiliki tim masing-masing yang bertugas menjaga dukungan di wilayahnya hingga pelaksanaan Musda.

“230 kalau tidak salah, tapi ya mudah-mudahan masih bertambah ini, masih ada waktu lagi sehingga bisa capai nanti 250,” ujarnya.

H Badris Salam Ingin Tambahkan Program yang Belum Ada

Jika terpilih sebagai Ketua REI Sulsel, Badris mengatakan dirinya tidak berencana mengubah hal-hal yang sudah berjalan di organisasi tersebut.

Ia justru ingin menambahkan program atau hal-hal yang dinilai belum tersedia untuk mendorong REI Sulsel semakin berkembang.

“Karena REI itu sangat sudah biasa. REI ini adalah organisasi yang lama, dia sebagai senior tentunya pengalaman-pengalamannya dia jauh lebih banyak,” katanya.

Badris juga menyoroti program 3 juta rumah yang menurutnya dapat dimaksimalkan oleh REI. Selain sektor rumah subsidi, ia menyebut pengembangan sektor komersial juga perlu terus didorong.

“Harapannya kita untuk nanti ke depan ya semoga bisa tambah maju, apa yang tidak ada ya kita usahakan ada sehingga apalagi sekarang ini ada program 3 juta rumah, nah tentu itu yang akan dimaksimalkan,” ujarnya.

Target 100 Hari: Anggota Tumbuh Bersama

Mengenai program kerja 100 hari pertama apabila terpilih, Badris mengatakan prioritasnya adalah memberikan dukungan kepada anggota REI agar dapat berkembang bersama.

“Kalau kami ya yang pertama ya adalah teman-teman misalnya ya kita harus mensupport sehingga kita tumbuh bersama,” kata dia.

Badris juga menyebut alokasi rumah subsidi untuk Sulawesi Selatan sebelumnya sekitar 20.000 unit. Namun, ia mengatakan jumlah tersebut masih diharapkan dapat bertambah.

“Kalau rumah subsidi jatah kemarin 20.000 kalau tidak salah, yang mudah-mudahan nanti bisa bertambah lagi,” ujarnya.

Sementara untuk kapasitas pengembangan, Badris menyebut perusahaannya sendiri mampu mengerjakan sekitar 2.000 unit rumah dalam satu tahun.

Namun, ia belum menyampaikan data keseluruhan kapasitas produksi rumah para anggota REI di Sulawesi Selatan.

Dorong Persatuan Internal REI

Badris juga menyinggung kondisi internal organisasi. Ia berharap tidak ada lagi kelompok-kelompok yang membuat anggota REI terpisah.

Menurutnya, REI merupakan rumah bersama bagi para pengembang yang berada di dalam organisasi tersebut.

“Kalau namanya REI ini, orang teman-teman ini misalnya bernaung di REI berarti itu kan rumah milik kita semua,” katanya.

Ia mengajak seluruh anggota untuk bersatu dan mengikuti aturan organisasi.

“Harapannya kita bagaimana ke depan, marilah kita menjunjung ini rumah kita sehingga akan jauh lebih bagus,” ujar Badris.

Menurut dia, persatuan anggota akan menjadi modal penting untuk mendukung program perumahan pemerintah.

Persiapan Akad Massal

Dalam kesempatan tersebut, Badris juga menjelaskan persiapan salah satu perumahan yang dipilih sebagai lokasi akad massal.

Ia mengatakan pihaknya telah menyiapkan lahan sekitar 2 hektare. Lahan tersebut nantinya digunakan untuk kebutuhan kegiatan, termasuk area tenda dan pembagian ring pengamanan.

Badris mengaku memiliki pengalaman mengikuti kegiatan akad massal sebelumnya di Serang. Ia mengatakan saat itu pihaknya memperoleh undangan khusus setelah berada di urutan ketiga secara nasional.

Terkait kemungkinan kehadiran Presiden Prabowo Subianto pada akad massal tersebut, Badris mengatakan belum mendapatkan kepastian.

Ia menyebut pihak Tapera sebelumnya telah datang untuk melihat lokasi. Selain itu, Menteri terkait juga disebut pernah mengunjungi lokasi tersebut.

“Kalau kami belum, tapi kemarin itu sudah pernah datang dari Tapera untuk melihat kita punya lokasi, dan yang kedua kemarin Pak Menteri memang sudah pernah datang di lokasi kita,” katanya.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan Presiden Prabowo hadir pada tahun depan, Badris menyatakan harapannya.

“Insya Allah mudah-mudahan Pak Prabowo,” ujarnya.

Menjelang Musda, Badris juga mengatakan akan terus melakukan silaturahmi dan komunikasi dengan para senior di REI.

Ia menyebut hubungan dengan para senior tetap terjalin baik dan berharap komunikasi tersebut terus dipertahankan.

“Yang jelasnya semua senior-senior kita tetap bagaimana caranya untuk kita selalu sama-sama. Harapan kita seperti itu,” katanya. (*)

Exit mobile version