Sulit membayangkan perfilman Hollywood modern tanpa membicarakan The Avengers dan Marvel Cinematic Universe (MCU). Namun, sebelum menjadi salah satu waralaba hiburan terbesar di dunia, gagasan untuk mempertemukan sejumlah karakter superhero dalam satu semesta merupakan langkah berisiko yang belum pernah dilakukan dalam skala serupa.
Fondasi perjalanan tersebut mulai dibangun Marvel Studios pada 2008 melalui Iron Man. Dari film inilah Marvel perlahan memperkenalkan karakter-karakter yang kemudian dipertemukan dalam The Avengers.
Awal Perjalanan Avengers Dimulai dari Iron Man
Iron Man yang dirilis pada 2008 menjadi titik awal pembangunan MCU. Film yang dibintangi Robert Downey Jr. sebagai Tony Stark itu memperkenalkan konsep bahwa sejumlah film superhero dapat terhubung dalam satu semesta cerita.
Petunjuk mengenai rencana tersebut muncul melalui adegan setelah kredit film. Nick Fury memperkenalkan gagasan Avengers Initiative kepada Tony Stark.
Marvel kemudian melanjutkan pembangunan semestanya melalui sejumlah film yang memperkenalkan calon anggota Avengers.
Beberapa di antaranya adalah The Incredible Hulk (2008), Iron Man 2 (2010), Thor (2011), dan Captain America: The First Avenger (2011).
Masing-masing film tidak hanya berdiri sebagai cerita tersendiri, tetapi juga memberikan potongan informasi yang mengarah pada pertemuan para superhero tersebut.
The Avengers Menyatukan Para Superhero
Pembangunan selama beberapa tahun akhirnya mencapai titik penting melalui The Avengers pada 2012.
Film yang disutradarai Joss Whedon itu mempertemukan Iron Man, Captain America, Thor, Hulk, Black Widow, dan Hawkeye dalam satu cerita.
Mereka harus menghadapi Loki dan pasukan Chitauri yang menyerang New York.
Pertemuan tersebut menjadi pembuktian bahwa konsep shared universe dapat diterapkan dalam waralaba film blockbuster. Karakter yang sebelumnya diperkenalkan melalui film masing-masing akhirnya memiliki cerita bersama dalam satu film.
Avengers Mulai Menghadapi Konflik Internal
Setelah tim terbentuk, tantangan Avengers tidak lagi hanya datang dari musuh eksternal.
Avengers: Age of Ultron yang dirilis pada 2015 memperlihatkan bagaimana upaya Tony Stark menciptakan kecerdasan buatan untuk membantu melindungi Bumi justru menghasilkan Ultron, sebuah ancaman baru.
Pertempuran melawan Ultron menyebabkan kehancuran besar di Sokovia. Peristiwa tersebut kemudian menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hubungan Avengers dengan pemerintah dan masyarakat.
Konflik semakin tajam dalam Captain America: Civil War pada 2016. Perbedaan pandangan mengenai Sokovia Accords membuat para anggota Avengers terpecah.
Di satu sisi terdapat kelompok yang mendukung posisi Tony Stark, sementara Captain America memimpin pihak yang menolak kesepakatan tersebut.
Perpecahan itu menjadi bagian penting dari perjalanan menuju konflik yang lebih besar dalam Infinity Saga.
Thanos Membawa Avengers ke Titik Terendah
Setelah lebih dari satu dekade membangun cerita, MCU memasuki klimaks melalui Avengers: Infinity War pada 2018.
Thanos menjadi ancaman utama setelah berupaya mengumpulkan enam Infinity Stones. Avengers tidak menghadapi ancaman tersebut sendirian karena sejumlah karakter dari film MCU lainnya ikut terlibat, termasuk Guardians of the Galaxy, Doctor Strange, serta para pejuang Wakanda.
Pada akhir film, Thanos berhasil melakukan Snap, yang menyebabkan separuh kehidupan di alam semesta menghilang.
Kekalahan tersebut kemudian menjadi fondasi cerita Avengers: Endgame.
Endgame Menjadi Penutup Era Awal Avengers
Avengers: Endgame dirilis pada 2019 dan melanjutkan cerita lima tahun setelah peristiwa Infinity War.
Para anggota Avengers yang masih bertahan kemudian menjalankan misi perjalanan waktu yang dikenal sebagai Time Heist untuk mendapatkan kembali Infinity Stones.
Misi tersebut membawa para karakter kembali ke berbagai titik dalam perjalanan MCU sebelumnya sekaligus membuka konsekuensi baru terhadap garis waktu.
Cerita akhirnya mencapai pertempuran besar melawan Thanos. Konflik tersebut juga menjadi titik perpisahan bagi sejumlah karakter utama generasi awal Avengers.
Salah satu momen paling menentukan terjadi ketika Tony Stark menggunakan kekuatan Infinity Stones untuk menghentikan Thanos dan pasukannya. Tindakan tersebut berujung pada pengorbanan Tony Stark.
Empat Film Utama Avengers
| Film | Tahun | Ancaman Utama | Momen Penting |
|---|---|---|---|
| The Avengers | 2012 | Loki dan Chitauri | Pertemuan pertama tim dan Pertempuran New York |
| Avengers: Age of Ultron | 2015 | Ultron | Ancaman kecerdasan buatan dan kehancuran Sokovia |
| Avengers: Infinity War | 2018 | Thanos | Thanos berhasil melakukan Snap |
| Avengers: Endgame | 2019 | Thanos | Time Heist dan pertempuran terakhir melawan Thanos |
Warisan Avengers bagi MCU
Perjalanan Avengers tidak hanya membentuk rangkaian film superhero yang saling terhubung. Konsep tersebut turut menunjukkan bahwa cerita yang dibangun lintas-film selama bertahun-tahun dapat menjadi sebuah pengalaman sinematik yang berkelanjutan.
Setelah Endgame, Marvel memasuki periode baru yang dikenal sebagai Multiverse Saga. Cerita MCU kemudian berkembang dengan mengeksplorasi realitas alternatif, perjalanan lintas semesta, dan karakter-karakter baru. (*)

