MAKASSAR — Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan periode 2026–2031 melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Kamis (24/9/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan komunikasi antara lembaga legislatif dan organisasi pers, termasuk pemanfaatan teknologi dalam penyampaian informasi kepada publik.
Rombongan PWI Sulsel dipimpin Ketua PWI Sulsel Suwardi Thahir. Ia didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi Mappiar H.S, Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Ihsan Dj, serta Bendahara James Wehantouw.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kunjungan tersebut sekaligus untuk menyerahkan undangan kepada Andi Rachmatika Dewi untuk menghadiri pengukuhan pengurus PWI Sulsel periode 2026–2031. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung di Hotel Claro Makassar pada 17 Oktober 2026 pukul 09.00 WITA. Jadwal yang sama juga disebut dalam agenda kunjungan PWI Sulsel ke institusi lain di Sulawesi Selatan.
Dalam pertemuan itu, Suwardi memaparkan sejumlah arah kepengurusan PWI Sulsel periode 2026–2031. Salah satu fokus yang disampaikan adalah kemampuan organisasi dan insan pers beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi.
“Fokus utama kami adalah membentuk PWI Sulsel yang responsif serta cepat beradaptasi terhadap disrupsi dan kemajuan teknologi,” jelas Suwardi.
Ia juga menyampaikan komitmen untuk membangun organisasi yang lebih inklusif sehingga wartawan maupun pemangku kepentingan dapat menjalin komunikasi dan kerja sama.
“Kami membangun iklim organisasi yang inklusif sehingga seluruh wartawan dan mitra kerja merasa tenang, nyaman, dan mudah berkolaborasi dengan PWI,” tambahnya.
Suwardi sebelumnya juga menyampaikan gagasan mengenai penguatan kapasitas wartawan dan kemampuan media anggota PWI dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi.
Menanggapi hal tersebut, Andi Rachmatika Dewi menyatakan kesiapan DPRD Sulsel untuk membangun kemitraan dengan PWI, terutama dalam pemanfaatan teknologi informasi dan penyampaian informasi publik.
“Kami mengapresiasi kunjungan pengurus PWI Sulsel. Pertemuan ini menjadi wadah diskusi penting mengenai optimalisasi teknologi agar sajian berita yang sampai ke masyarakat tetap akurat dan tepercaya,” ungkapnya.
Rachmatika juga menyampaikan dukungan terhadap agenda pengukuhan pengurus PWI Sulsel yang dijadwalkan pada 17 Oktober mendatang.
“DPRD Sulsel memberikan komitmen penuh untuk bersinergi dengan PWI sekaligus mensukseskan acara pelantikan pada 17 Oktober mendatang. Semoga seluruh persiapannya berjalan lancar tanpa kendala,” tuturnya.
Menurut Rachmatika, komunikasi antara DPRD dan insan pers diperlukan untuk mendukung keterbukaan informasi sekaligus memberikan ruang bagi jurnalis dalam menjalankan fungsi jurnalistiknya.
“Kami konsisten menyediakan ruang komunikasi yang luas bagi jurnalis, terutama dalam mengoptimalkan fungsi pengawasan terhadap roda pembangunan di Sulawesi Selatan,” tegasnya.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari komunikasi kelembagaan antara DPRD Sulsel dan PWI Sulsel. Kedua pihak membahas peluang penguatan komunikasi publik, pemanfaatan teknologi, serta dukungan terhadap pelaksanaan fungsi masing-masing.
Bagi PWI Sulsel, agenda tersebut berlangsung dalam rangkaian konsolidasi kepengurusan baru setelah Suwardi Thahir terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Sulsel periode 2026–2031 pada Konferensi PWI Sulsel 2 Juni 2026. (*)

