MAKASSAR — Seorang pemuda berinisial FH (20) menjadi korban pengancaman menggunakan busur panah saat mengendarai sepeda motor bersama pacarnya, OV (17), di Jalan Dangko, Kelurahan Balangbaru, Kecamatan Tamalate, Makassar.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 04.00 Wita. Saat itu, FH disebut sedang mengantar OV pulang setelah keduanya mencari makanan.
Dantim Resmob Polsek Tamalate Brigpol Suwandy mengatakan korban diadang ketika melintas di sekitar jembatan Jalan Dangko.
“Saat perjalanan pulang dan hendak melintas di Jalan Dangko tepatnya di jembatan, korban melihat seseorang dari arah kanal membawa busur dan melakukan pengancaman,” ujar Suwandy kepada wartawan.
Merasa terancam, korban kemudian meninggalkan sepeda motornya dan berlari menuju rumah warga untuk meminta pertolongan.
“Korban kemudian langsung lari menuju salah satu rumah warga untuk meminta pertolongan dan meninggalkan motor miliknya di depan rumah warga,” tuturnya.
Beberapa saat kemudian, korban mendengar suara letusan. Saat kembali ke lokasi, sepeda motor miliknya telah terbakar.
“Korban kembali mendatangi tempat kejadian namun sudah mendapati motor miliknya sudah terbakar,” kata Suwandy.
Menurut keterangan polisi, pelaku masih dalam pencarian. Dari pemeriksaan awal, korban dan pacarnya semula hendak mencari makanan sebelum melintas di Jalan Dangko.
Mereka kemudian diadang seorang pria yang diduga mengancam menggunakan busur. Korban selanjutnya berbelok ke lorong di sisi kanan jembatan untuk menyelamatkan diri.
Polisi telah mengamankan satu unit sepeda motor tanpa nomor polisi milik korban sebagai barang bukti. Kendaraan tersebut mengalami kerusakan setelah dibakar.
Penyelidikan masih dilakukan untuk mengidentifikasi dan menangkap pihak yang diduga terlibat dalam pengancaman serta pembakaran kendaraan tersebut. (*)

