Site icon macassar.id

BMKG Peringatkan Potensi Angin Kencang di 10 Wilayah Sulsel hingga 30 September

BMKG Sulsel

BMKG Sulsel mengeluarkan peringatan angin kencang muali 27 hingga 30 September

MAKASSAR — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Selatan mengeluarkan peringatan dini potensi angin kencang di sejumlah wilayah Sulsel untuk periode 28-30 September 2026.

Masyarakat di wilayah yang masuk dalam daftar peringatan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak angin kencang, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.

Untuk Senin, 28 September 2026, terdapat 10 wilayah yang masuk kategori Waspada, yakni Bantaeng, Barru, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Pangkep, Sidrap, Soppeng, dan Takalar.

Jumlah wilayah yang masuk kategori tersebut diprakirakan berkurang pada Selasa, 29 September. BMKG mencatat lima wilayah yang masih berpotensi mengalami angin kencang, yaitu Bantaeng, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, dan Takalar.

Sementara pada Rabu, 30 September, terdapat enam wilayah yang masih masuk kategori Waspada. Wilayah tersebut meliputi Bantaeng, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, dan Takalar.

Kecepatan Angin hingga 46 Km per Jam

Dalam kategori Waspada, kecepatan angin yang diprakirakan berada pada kisaran 20-25 knot, atau sekitar 37-46 kilometer per jam.

BMKG juga memiliki kategori Siaga untuk kecepatan angin 25-35 knot atau sekitar 46-65 kilometer per jam. Adapun kategori Awas berlaku untuk kecepatan angin lebih dari 35 knot atau di atas 65 kilometer per jam.

Untuk periode 28-30 September berdasarkan informasi yang dikutip dari BMKG Sulsel, kategori Siaga dan Awas tidak tercatat di wilayah Sulawesi Selatan.

BMKG menjelaskan bahwa peringatan dini tersebut menunjukkan nilai akumulasi harian paling tinggi dalam satu kabupaten/kota.

Imbauan untuk Masyarakat

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di luar ruangan, untuk meningkatkan kewaspadaan selama periode potensi angin kencang.

Masyarakat juga disarankan mengamankan benda-benda yang mudah terbawa angin serta menghindari berada di bawah pohon yang rapuh ketika kondisi angin menguat.

Informasi cuaca dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi atmosfer. Karena itu, masyarakat diimbau memantau pembaruan peringatan dini melalui kanal resmi BBMKG Wilayah IV Makassar. (*)

Exit mobile version