MAKASSAR — Wakil Bupati Sinjai Andi Mahyanto Mazda secara pribadi memberikan dorongan moril dan dukungan atas pencalonan H. Badris Salam (HBS) yang maju sebagai calon Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan periode 2026–2029.
Secara personal Andi Mahyanto sudah cukup lama mengenal H Badris Salam. Bahkan dia menyebut kedekatannya dengan H Badris sebagai saudara.
Menurut Andi Mahyanto, Badris Salam memiliki pengalaman di sektor properti serta hubungan kerja yang telah terjalin dalam berbagai kegiatan pembangunan dan investasi daerah.
Ia menilai pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan dirinya memberikan dukungan secara pribadi terhadap pencalonan HBS dalam Musyawarah Daerah (Musda) REI Sulsel.
“Saya kira Pak HBS ini sudah selesai dengan dirinya dan pasti REI akan berkembang pesat di bawah kepemimpinannya. Saya kira sangat rugi jika teman-teman di REI tidak memilih HBS sebagai Ketua DPD REI Sulsel. Untung Pak HBS ini mau maju sebagai ketua REI Sulsel,” ujar Andi Mahyanto.
Hubungan Andi Mahyanto dengan Badris Salam disebut tidak hanya berlangsung dalam konteks organisasi pengembang. Keduanya juga memiliki relasi dalam agenda pembangunan dan sektor usaha di Kabupaten Sinjai.
Badris Salam merupakan pengusaha properti asal Sinjai yang menaungi Bumi Pundi Karsa. Dalam pencalonannya di REI Sulsel, ia membawa agenda penguatan organisasi serta kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan sektor perumahan.
Sebelumnya, Badris Salam telah mengambil dan kemudian mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Ketua DPD REI Sulsel. Pengembalian formulir dilakukan di Sekretariat DPD REI Sulsel, Jalan Nikel, Makassar, pada Senin (28/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Badris menyatakan ingin menjadikan REI Sulsel sebagai organisasi yang merangkul pengembang dari berbagai skala serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya.
Dukungan terhadap Badris Salam sebelumnya juga disampaikan sejumlah pengurus dan anggota REI di berbagai wilayah Sulsel. Namun, dukungan tersebut merupakan bagian dari dinamika pencalonan menjelang Musda dan tidak serta-merta menentukan hasil pemilihan.
Musda DPD REI Sulsel dijadwalkan menjadi forum untuk menentukan kepengurusan periode 2026–2029. (*)

