Site icon macassar.id

Bupati Fakfak Tinjau Program TEP Unhas di Weri–Saharey, Fokus pada Hilirisasi Pala dan Penguatan BUMKam

1001976227

FAKFAK — Bupati Fakfak Samaun Dahlan meninjau pelaksanaan program Transformasi Ekonomi Perkampungan (TEP) Universitas Hasanuddin (Unhas) 2026 di kawasan Weri–Saharey, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Minggu (11/10/2026). Kunjungan tersebut membahas penguatan ekonomi kampung melalui tata kelola badan usaha, perluasan pasar produk lokal, dan pengembangan produk turunan pala.

Dalam kunjungan kerja itu, Samaun didampingi sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Fakfak. Rombongan diterima Ketua Tim Riset 16 TEP Unhas 2026, Dr. Sawedi Muhammad, S.Sos., M.Sc., bersama Koordinator Lapangan Nur Vidiah Rachmadani.

Tim tersebut menjalankan riset bertajuk “Penguatan Kohesi Sosial melalui Ekonomi Kolaboratif”. Kegiatan ini berfokus pada pengembangan potensi ekonomi masyarakat melalui pendekatan riset dan pendampingan di tingkat kampung.

Pertemuan di Weri–Saharey menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dan tim akademisi untuk membahas langkah penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

Tiga Fokus Penguatan Ekonomi Kampung
Dalam diskusi tersebut, terdapat tiga fokus utama yang menjadi perhatian Tim 16 TEP Unhas 2026 bersama pemerintah daerah.

Pertama, revitalisasi Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) melalui penguatan tata kelola. Langkah ini diarahkan untuk mendorong BUMKam menjadi lembaga usaha yang mampu mengelola potensi ekonomi kampung secara lebih adaptif dan produktif.

Kedua, uji pasar atau market testing untuk memperluas jangkauan pemasaran produk lokal. Upaya ini diperlukan untuk mengetahui peluang pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk yang dihasilkan masyarakat.

Ketiga, pengembangan produk turunan pala sebagai komoditas unggulan Fakfak. Melalui hilirisasi, pala diharapkan tidak hanya dipasarkan sebagai komoditas mentah, tetapi juga dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat, khususnya petani.

Ketiga fokus tersebut menjadi bagian dari pendekatan ekonomi kolaboratif yang menghubungkan penguatan kelembagaan, pengembangan produk, dan akses pasar.

Bupati Undang Tim Unhas Paparkan Hasil Kajian
Kunjungan tersebut juga membuka peluang bagi pendalaman kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Fakfak dan Tim 16 TEP Unhas 2026.

Sebagai tindak lanjut, tim mendapat undangan khusus dari Bupati Samaun Dahlan untuk memaparkan hasil kajian secara lebih mendalam. Pertemuan lanjutan itu direncanakan menjadi forum untuk membahas langkah taktis dan memperkuat sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah.

Pembahasan tersebut diharapkan membantu menghubungkan hasil riset dengan kebutuhan pembangunan di lapangan, terutama dalam penguatan BUMKam, pemasaran produk lokal, dan pengembangan komoditas pala.

Melalui kolaborasi pemerintah daerah, perguruan tinggi, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya, kawasan Weri–Saharey diharapkan dapat berkembang sebagai contoh penguatan ekonomi kampung yang inklusif dan berkelanjutan di Papua. (*)

Exit mobile version