MAKASSAR — Penguatan posisi Makassar sebagai pintu gerbang pariwisata Sulawesi Selatan menjadi salah satu isu yang dibahas dalam rencana penyelenggaraan Makassar Tourism Outlook 2026. Forum ini diharapkan menjadi ruang diskusi mengenai prospek, tantangan, dan arah pengembangan pariwisata daerah.
Persiapan kegiatan tersebut dibahas dalam audiensi Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Makassar dengan Dinas Pariwisata Kota Makassar, Jumat (16/10/2026). Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar.
Dalam audiensi itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Makassar, Benyamin Budianto Turupadang, S.STP., M.Si menyampaikan apresiasi atas inisiatif IMA Chapter Makassar yang ingin menghadirkan forum untuk membahas perkembangan dan prospek sektor pariwisata.
Pembahasan mencakup perencanaan acara, pelibatan pelaku industri, serta rencana menghadirkan Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar sebagai panelis. Dalam forum tersebut, Kepala Dinas direncanakan membahas tantangan pariwisata dan program unggulan yang dijalankan pemerintah kota.
Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri dinilai relevan untuk mempertemukan perspektif kebijakan dengan kebutuhan sektor usaha. Melalui forum seperti Makassar Tourism Outlook 2026, berbagai peluang pengembangan pariwisata dapat dibahas bersama.
Salah satu arah yang ingin diperkuat adalah posisi Makassar sebagai gateway tourism atau pintu gerbang perjalanan wisata menuju berbagai destinasi di Sulawesi Selatan dan kawasan sekitarnya.
Posisi tersebut membuka peluang bagi Makassar untuk mengoptimalkan beragam potensi, mulai dari wisata bahari, budaya, sejarah, dan kuliner hingga sektor meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE).
Pengembangan potensi itu membutuhkan perencanaan dan kolaborasi lintas sektor agar daya tarik Makassar dapat terhubung dengan destinasi lain di Sulawesi Selatan. Makassar Tourism Outlook 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu ruang untuk membahas peluang tersebut.
Meski demikian, jadwal pelaksanaan, susunan pembicara final, serta hasil konkret yang ditargetkan dari forum tersebut belum dijelaskan dalam informasi audiensi yang tersedia. (*)

