Site icon macassar.id

Dinas Pariwisata Makassar Dorong FORKOT 2026 Hidupkan Ruang Publik Pantai Losari

Dinas Pariwisata Makassar

FORKOT Makassar 2026 melibatkan 23 induk organisasi olahraga masyarakat atau Inorga dengan partisipasi warga dari 15 kecamatan. --ist--

MAKASSAR — Anjungan Pantai Losari menjadi pusat aktivitas olahraga masyarakat dalam Festival Olahraga Kota (FORKOT) Makassar 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menghidupkan ruang publik melalui aktivitas rekreasi yang melibatkan warga dari berbagai kecamatan.

Dinas Pariwisata Kota Makassar turut mendampingi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dalam pembukaan FORKOT 2026 yang diselenggarakan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Makassar, Sabtu (17/10/2026).

FORKOT 2026 diikuti peserta dari 15 kecamatan dengan melibatkan 23 induk organisasi olahraga masyarakat (Inorga). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan olahraga rekreasi kepada masyarakat, termasuk kalangan generasi muda.

Kehadiran berbagai aktivitas olahraga di Anjungan Pantai Losari memperlihatkan potensi ruang publik sebagai tempat berkumpul, berinteraksi, dan berekreasi bagi warga. Dalam konteks pariwisata kota, aktivitas semacam ini juga dapat memperkaya pengalaman masyarakat saat mengunjungi salah satu kawasan ikonik Makassar tersebut.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan, FORKOT memiliki arti penting bukan hanya untuk membangun olahraga, tetapi juga mempererat hubungan sosial masyarakat dan mendorong prestasi.

“Ini sangat penting, bukan hanya membangun olahraga, tetapi juga memperkuat tali silaturahmi antara masyarakat melalui olahraga, dan tentu akan membangun prestasi olahraga di tengah-tengah masyarakat,” kata Munafri.

Pelibatan peserta dari berbagai kecamatan membuat FORKOT menjadi ruang pertemuan bagi komunitas olahraga masyarakat. Selain mendorong partisipasi warga, kegiatan ini berpotensi memperkuat fungsi Pantai Losari sebagai ruang publik yang digunakan untuk beragam kegiatan positif.

Meski demikian, dampak FORKOT terhadap kunjungan wisata maupun aktivitas ekonomi di sekitar Pantai Losari belum dapat disimpulkan tanpa data pendukung. Evaluasi jumlah pengunjung dan keterlibatan pelaku usaha dapat menjadi indikator untuk mengukur manfaat kegiatan bagi sektor pariwisata kota. (*)

Exit mobile version