KUDUS — Oei Louisa Jovanka Sandi Winarto memastikan tempat di babak utama Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 setelah melewati pertandingan ketat melawan Sarah Daisy Theresia Chritina Rambitan pada babak kualifikasi, Selasa (20/10/2026).
Jovanka menang melalui pertarungan tiga gim dengan skor 22-20, 22-24, 25-23. Laga tunggal putri tersebut berlangsung ketat hingga poin-poin akhir di setiap gim.
Pada gim pertama, Jovanka mengamankan kemenangan 22-20. Namun, ia gagal mempertahankan keunggulan pada gim kedua. Sempat memimpin 20-17, Jovanka akhirnya kalah 22-24.
Persaingan kembali memanas pada gim penentuan. Kali ini, Jovanka berada dalam posisi tertinggal 18-20 sebelum membalikkan keadaan dan menutup pertandingan dengan kemenangan 25-23.
Jovanka mengaku masih berusaha membaca permainan Sarah karena keduanya baru pertama kali bertemu. Menurutnya, lawan memiliki keunggulan dalam pola menyerang sehingga ia sempat terpancing mengikuti permainan cepat.
“Lawan memiliki keunggulan bermain menyerang, kadang saya terpancing untuk ikut pola main lawan untuk kencang terus, lupa nge-rem dan lupa angkat bola,” kata Jovanka.
Meski harus menjalani pertandingan yang menguras tenaga, Jovanka bersyukur bisa menembus babak utama. Turnamen ini juga menjadi pengalaman pertamanya tampil di level Super 100.
“Bersyukur bisa masuk ke babak utama. Ini merupakan pertandingan Super 100 pertama saya. Pastinya saya mau kasih yang terbaik,” ujarnya.
Tantangan fisik Jovanka semakin terasa karena ia menjalani dua pertandingan pada hari yang sama. Sebelumnya, ia menghadapi Wening Arviani Sabrina dalam laga tiga gim yang juga berakhir dengan skor 25-23 pada gim penentuan.
Untuk menjaga kondisi menjelang pertandingan berikutnya, Jovanka mengatakan pemulihan stamina menjadi hal penting yang harus diperhatikan.
Ia juga merasakan perkembangan fisik selama menjalani program magang di Pelatnas PBSI. Menurutnya, latihan dan fasilitas yang tersedia membantu meningkatkan daya tahan saat bertanding.
Jovanka berharap bisa memperoleh surat keputusan (SK) untuk menjadi bagian dari Pelatnas PBSI. (*)

